Beranda Bisnis NTT Provinsi Ternak, Penuhi Target 1 Juta Ekor

NTT Provinsi Ternak, Penuhi Target 1 Juta Ekor

196
0

KUPANG, Ranaka-news.com –Sejak dicanangkan sebagai Prov Ternak oleh Gubernur NTT, Drs Frans Lebu Raya di tahun 2008 hingga saat ini, memberikan dampak positif bagi populasi ternak sapi di NTT.

Perhatian dan keberpihakan Kebijakan yang besar dari Frans Lebu Raya secara terus menerus hasilkan dampak maju dan keberhasilan Kerja Dinas Peternakan NTT berupa:

Pertama, Kemajuan dalam tata kelola peternakan dan Usaha Tingkat maayarakat, melalui Program Anggur Merah mencapai jumlah Usaha ekonomi berbasis Usaha ternak 65% yang tergabung dalam wadah Koperasi berjumlah 3.101 terdiri atas 6.000 kelompok Usaha ternak Besar dan ternak kecil.

Kedua, Nilai Tukar Peternak Terus meningkat 2013 mencapai 1,01 dan 2017 mencapai 1,06

Ketiga, Populasi Ternak Besar di Tahun 2009 mencapai 577.552 ekor, Tahun 2013 populasi neningkat 823.123 ekor dan di Akhir Tahun 2017 telah mencapai 1.007.608 ekor sehingga telah melampaui Target RPMJD NTT Tahun 2013-2018 Tekad Prov Ternak 1 Juta ekor sebagaimana yang dicanangkan Gubernur NTT.

Keempat, Kerja sama Antara Gubernur DKI Saat itu, Joko Widodo dan Gubernur NTT, Frans Lebu Raya, pengembangan sapi dan penyediaan daging sapi NTT bagi DKI Jakarta dengan Kapal Tol Laut Cemara Nusantara. Kerja sama Juga telah diikuti oleh Jawa Timur, Bengkulu dan Kalimantan Timur

Kelima, Tata Niaga Pengelolaan Ternak antar pulau dan antar Propinsi periode tahun 2008-2013 sebesar 246.869 ekor sapi dan Tahun 2013-2018 meningkat menjadi 308.114 ekor sapi atau meningkat 6,20% per tahun

Keenam, Cakupan sasaran pengiriman ternak yang sebelumnya 4 provinsi bertambah menjadi 11 propinsi yakni DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Banten, Bengkulu, Riau dan Papua

Ketujuh, Peningkatan Kesejahteraan Rakyat berupa pemenuhan kebutuhan Lokal Sejak di Tahun 2013 43.151 ekor dan tahun 2017 angka pemotongan mencapai 50.647 ekor atau meningkat 4,3 %

Kedelapan, Upaya peningkatan Pelayanan Publik bagi Kesehatan hewan berupa Rumah Sakit hewan untuk rawat Jalan dan rawat inap, Jika hewan Serta penitipan hewan.

Kesembilan, Investasi bidang peternakan di Kab Sumba Timur dan Rumah Potong Hewan Modern di Kupang

Paparan capaian Kerja Dinas Peternakan NTT, disampaikan oleh Kadis Peternakan NTT, Ir Dhani Suhadi, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pembangunan Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Rakor Upaya Khusus (Upsus) Siwab (Sapi Indukan Wajib Bunting) Tingkat Prov NTT Tahun 2018 di Hotel Sylvia, Rabu/25 April 2018. Melalui Upsus Siwab Kita Bekerja Bedah Kemiskinan, Rakyat Sejahtera. (*/dure)