Beranda Bisnis Waspada terhadap Virus Hog Cholera/Sampar Babi

Waspada terhadap Virus Hog Cholera/Sampar Babi

150
0

KUPANG, Ranaka-news.com –Wabah sampar babi/Virus Hog Cholera merupahkan salaj Satu penyakit pada Ternak babi yang disebabkan oleh virus. Virus Hog Cholera dengan Cepat menyebar dengan Cepat dalam populasi Ternak babi dan dapat menyerang segala Umur babi dengan Tingkat kesakitan (morbiditas) dan kematian (mortalitas) mencapai 95-100%.
Tinggi kematian Ternak babi mendorong Pemerintah menetapkan penyakit Hog Cholera dalam penyakit hewan menular strategis yang tertuang dalam Keputusan Menteri Pertanian No. 4026/Kpts/OT.140/4/2013 Tentang Penetapan Jenis Penyakit Hewan Menular Strategis.

Di NTT, Kasus penyakit Hog Cholera ditemukan Pertama kali di daerah Tarus, Kabupaten Kupang pada Tahun 1997, setahun Kemudian penyakit Ini menyebar ke beberapa Kabupaten dan Pulau di NTT, Termasuk Sumba, Rote dan Sabu.

Tahun 2002 wabah penyakit Hog Cholera menyerang Ternak babi di Pulau Alor, Pantar dan Pura, Lalu meluas ke Lembata (2011) dan Pulau Flores dengan Total kematian Ternak babi Sebanyak 10 ribu ekor (Data PRISMA, 2017) dengan kerugian materiil peternak mencapai 25 Miliar dan Perusahaan pakan alami kerugian capai 35 Miliar.

Kerugian Juga dialami oleh Pemerintah Pusat dan daerah Karena harus menyiapkan Dana investigasi dan vaksinasi sekitar 800 juta.

Drh Ewaldus Wera,MSc,PhD dari Politenik Negeri Kupang sampaikan bahwa salah satu solusi untuk mengatasi wabah Hog Cholera dengan menyemprotkan disinfektan atau cara tradisional dengan menyiram air panas 100 derajat celcius ke area kandang babi. Juga dengan melakukan vaksinasi terhadap Ternak babi.

Peserta Lokakarya dari Dinas Peternakan Kab/Kota SeNTT membuat Road Map dan rencana aksi penanganan wabah penyakit Hog Cholera/sampar babi berupa Jadwal vaksinasi Ternak babi.

Rangkaian solusi terhadap wabah penyakit Hog Cholera terhadap Ternak babi, dipaparkan dalam Lokakarya Peluncuran Road Map Pencegahan, Pengendalian dan Pemberantasan Hog Cholera di Prov NTT, dilaksanakan oleh Dinas Peternakan Prov NTT, di Hotel Sylvia Kupang, Jumat/27 April 2018.