Beranda Hukum Kriminal Komnas HAM RI Kunjungan Perdana, Sesalkan Birokrasi Pemprov NTT

Komnas HAM RI Kunjungan Perdana, Sesalkan Birokrasi Pemprov NTT

156
0

KUPANG, Ranaka-news.com – Isu Perdagangan orang (Human Trafficking) di seluruh kantong kantong TKI memang ada di seluruh Indonesia namun NTT mendapat perhatian lebih, yang mendorong Komnas HAM RI mengunjungi Prov NTT, Rabu/2 Mei 2018.

4 Personil Komnas HAM RI terdiri dari Kepala Biro Penegakan Hak Asasi Manusia- Komnas HAM RI, Ir Johan Efendi, MSi beserta 3 Pemantau Aktifitas HAM Hadir di NTT untuk berkoordinasi dengan Pemprov NTT terkait Kasus Human Trafficking.

Kunjungan ke Pemprov NTT tidak ditanggapi dan terkesan cuek, Komnas HAM RI menyesalkan sikap dari Birokrasi Pemprov NTT selaku pemangku kewenangan yang terkesan cuek dan tidak merespon kehadiran Komnas HAM

“Terus terang saja Kami kecewa dengan Pemprov NTT “ terang Johan Efendi

Johan merasa aneh justru ada pihak yang datang dan mau membantu menangani namun diabaikan, jelas Kepala Biro Penegakan Hak Asasi Manusia-Komnas HAM RI, Ir Johan Efendi kepada para awak Media di Hotel Sotis Kupang, Rabu/2 Mei 2018.

“Kami tidak diterima Pemprov, dengan alasan Ini dan itu, surat ke Pemprov NTT sejak tanggal 13 April 2018 tidak ditanggapi serius Pemprov NTT “ tandas Johan.

“Pemprov NTT terkesan mempimpong Komnas HAM “jelas Johan dengan nada kecewa.

“Respon rendah sekali “ sesal Johan Efendi-Head Of Human Rights Enforcement Support Bereau-The Republic Of Indonesian National Commision On Human Rights.

Jadwal semula yang direncanakan pukul 09.00 wita digeser ke pukul 14.00 wita (2 siang) dan hanya diterima para staff Pemprov dan hingga saat Ini tidak ada klarifikasi malah diarahkan ke Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA).

Bagaimana pandangan dan sikap dari Pemprov yang diperlukan, Bagaimana Kebijakan Lokal melihat isu Human Trafficking, itu yang diperlukan Komnas HAM RI, Karena tidak kepastian sehingga Komnas HAM memindahkan Jadwal Kunjungan ke Pemkab Kupang.

Justru sambutan Pemkab Kupang yang diterima oleh Penjabat Sekda Kab Kupang, Komnas HAM diterima dengan cukup bagus, secara legal mengungkap data.
Direncanakan Kamis/3 April 2018 Akan berkunjung ke Pemkab Timor Tengah Selatan. (*/dure)