Beranda Bisnis Warga Perbatasan RI-RDTL Diajak Maju Dengan Memanfaatkan Kotoran Sapi

Warga Perbatasan RI-RDTL Diajak Maju Dengan Memanfaatkan Kotoran Sapi

173
0

Belu, Ranaka-news.com – Pos Lakmaras adalah merupakan salah satu pos di jajaran Satgas Pamtas Yonif Raider 408/Sbh yang melaksanakan tugas pokoknya menjaga kedaulatan negara di wilayah Desa Lakmaras yang berbatasan langsung dengan wilayah RDTL, khususnya Desa Lebos, Kabupaten Bobonaro, Desa Lela dan Fatululik Kabupaten Covalima Timor Leste.

Selain menjaga kedaulatan Negara, Pos Lakmaras juga mengemban tugas tambahan membantu pemerintah daerah untuk menjaga kondusifitas keamanan wilayah dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di sekitar pos.

Desa Lakmaras merupakan salah satu desa perbatasan RI – RDTL terpencil di wilayah Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu. Berada di atas ketinggian kurang lebih 1000 mdpl dengan kondisi jalan yang masih berupa jalan tanah diperkeras, menjadikan desa tersebut menjadi salah satu desa pelosok di wilayah Kabupaten Belu.

Mata pencaharian masyarakat Desa Lakmaras pada umumnya bercocok tanam di ladang dan memiliki hewan ternak sebagai ukuran tingkat perekonomian mereka.

Salah satu hewan ternak yang mereka pelihara adalah sapi yang dilepas secara liar tanpa memiliki kandang. Banyaknya warga yang memiliki hewan ternak sapi lepas, menjadikan wilayah sekitarnya disuguhkan pemandangan yang kurang sedap dengan banyaknya kotoran sapi yang berserakan.

Hal inilah yang menjadi perhatian personil Pos Lakmaras. Mereka berusaha mencari solusi untuk mengajak masyarakat mengatasi pemandangan yang kurang sedap itu dengan memanfaatkannya menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi warga sekitar perbatasan RI-RDTL.

Berdasarkan pengalaman yang dimiliki oleh personel pos, limbah kotoran sapi dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif biogas menggantikan kompor, kayu bakar atau minyak. Selain itu, kotoran sapi dapat dijadikan pupuk organik.

Melalui sosialisasi pemanfaatan limbah kotoran sapi yang dilaksanakan di Pos Lakmaras pada Minggu (14/7/2019), Danpos Lakmaras, Lettu Inf. Doni Hidayat menggugah masyarakat sekitar pos agar mau diajak maju dengan melaksanakan pembersihan limbah kotoran sapi yang ada. Kotoran sapi itu dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi energi alternatif biogas dan pupuk organik atau pupuk kandang/kompos.

Warga yang hadir pada sosialisasi tersebut disuguhkan tutorial bagaimana memanfaatkan limbah kotoran sapi menjadi sesuatu yang berhasil guna dan bernilai ekonomis. Warga sangat antusias dengan tutorial tersebut, karena hal tersebut merupakan ilmu baru bagi mereka yang selama ini tidak tahu bahwa di sekitar mereka sangat melimpah sumber daya alam yang belum dimanfaatkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu warga yang hadir di acara tersebut. Frans Dedi Mau, 34 tahun warga Dusun Mebupor, yang memiliki hewan ternak sapi dan babi mengaku sangat tertarik dengan teknik pemanfaatan limbah kotoran sapi yang disuguhkan oleh Pos Lakmaras.

Dia bertekad untuk menerapkan ilmu baru yang dia dapatkan tersebut untuk menggantikan alat masak dapurnya yang selama ini menggunakan kayu bakar dengan kompor gas yang bersumber dari energi biogas kotoran sapi.

Frans berharap, personel pos dapat bekerja sama untuk membantu membuat bahan-bahan yang diperlukan.

Hal senada juga disampaikan oleh Robinson (39), warga Dusun Lakstas, pemilik kebun ladang seluas 3,5 ha. Selama ini dia mengaku kesulitan dalam bercocok tanam tradisional di ladangnya. Kondisi tanah yang mengandung kapur dan berbatu mengakibatkan tanaman kopi yang ditanamnya mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan hasil buahnya tidak sesuai dengan yang diharapkannya.

Robinson sangat berterima kasih terhadap anggota pos yang telah memberikan pencerahan terhadap warga. Dirinya berharap dengan memanfaatkan kotoran ternak sapi yang ada di sekitar wilayah desa dapat membantunya dalam meningkatkan produktivitas tanaman kopinya.

Danpos Lakmaras, Lettu Inf. Doni Hidayat kepada media ini (26/7/2019) menuturkan bahwa apa yang mereka lakukan hanya sekedar membantu masyarakat untuk membagi sedikit pengetahuan yang mereka punya. “Semoga apa yang didapat bisa bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Lakmaras dan sekitarnya.


Reporter: Ricky Anyan