Beranda Hukum Kriminal Kendala Bukan Rintangan Untuk Memberantas Narkotika di Wilayah Perbatasan RI-RDTL

Kendala Bukan Rintangan Untuk Memberantas Narkotika di Wilayah Perbatasan RI-RDTL

205
0

Belu, Ranaka-news.com – Berdiri sejak 2015, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu masih mengalami banyak kekurangan dalam hal fasilitas. Akan tetapi, kendala itu tak menyurutkan daya juang para personil BNN Belu untuk memberantas Narkotika di Kabupaten Belu.

Di bawah Nahkoda baru, Apolinario Da Silva, para awak BNN Belu menyatakan sikap tegas untuk memberantas peredaran Narkotika di Wilayah Perbatasan RI-RDTL. Hal ini diungkapkan saat konferensi pers di Kantor BNN Belu, Rabu (21/8/2019).

Dijelaskan bahwa dalam memberantas peredaran Narkotika di Wilayah Perbatasan RI-RDTL, BNN Belu memiliki dua tugas utama yaitu upaya pencegahan dan pemberantasan.

Akan tetapi, dalam menjalankan dua tugas ini, BNN Belu yang memiliki wilayah melingkupi tiga Kabupaten yakni, Belu, TTU, dan Malaka mengalami kendala dalam hal fasilitas pendukung.

Karena itu, dalam menyikapi kendala tersebut, BNN Belu berupaya melakukan penataan, baik di bidang internal maupun eksternal.

Di bidang internal, Apolinario berusaha menata skill para personilnya.

Di bidang eksternal, Apolinario berusaha melakukan komunikasi dengan berbagai elemen, baik itu, TNI, Polri, Pimpinan Agama, Tokoh masyarakat, dan masyarakat biasa.

“Kami sementara menata untuk membangun sebuah komunikasi terpadu dalam memberantas narkotika agar tidak merusak generasi muda NTT, khususnya yang berada di Perbatasan RI-RDTL,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa saat ini pihaknya berusaha mencari tahu titik masuknya Narkotika ke wilayah perbatasan RI-RDTL, khususnya dari wilayah Timor Leste. Dari hasil identifikasi, ada 11 jalur tradisional yang melalui darat dan jalur laut. Karena itu, dirinya telah berusaha menempatkan banyak informan di semua titik.

“Saya orang baru di BNN, tapi Stok lama karena saya adalah seorang Polisi”. Demikian tegas Mantan Kabag Ops Polres Belu ini.

Kendati dirinya adalah orang lama dalam menangani berbagai kasus kriminal, namun, dirinya tetap meminta kerjasama dari berbagai elemen untuk selalu memberikan informasi kepada pihaknya.

“Karena itu kami meminta kerjasama dari semua elemen. Bila yang kita temui adalah pemakai, maka kita akan merehabilitasinya. Tapi bila yang kita dapat adalah pengedar, maka kita akan nyatakan perang!” Demikian tegasnya.

Untuk menyatakan keseriusannya dalam menangani kasus Narkotika di Wilayah Perbatasan, dirinya berjanji akan berusaha semaksimal mungkin menangkap para pelaku pengedar narkotika. Dirinya juga siap menyatakan mundur dari jabatannya, apabila ada pihak berwajib dari daerah lain yang datang menangkap para pelaku pengedar Narkotika di Wilayah Perbatasan RI-RDTL.

“Bila aparat dari Kabupaten lain yang datang menangkap para pengedar Narkotika di Wilayah Perbatasan RI-RDTL, khususnya Kabupaten Belu, maka saya siap nyatakan mundur dari jabatan! Karena bola itu terjadi, maka akan menjadi bukti bahwa kami tidak mampu,” Tegas Kompol Apolinario Da Silva.


Reporter: Ricky Anyan