Beranda NTT IKMPL-K Soroti Kinerja Inspektorat Matim Terkait Pengawasan DD/ADD di Desa Compang Deru

IKMPL-K Soroti Kinerja Inspektorat Matim Terkait Pengawasan DD/ADD di Desa Compang Deru

195
0

BORONG, Ranaka-news.com –Ikatan Mahasiswa Pelajar Lamba Leda-Kupang (IKMPL-K) menyoroti kinerja Inspektorat Manggarai Timur, terkait pengawasan Dana Desa di Desa Compang Deru, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kami menilai Inspektorat Manggarai Timur kurang proaktif dalam melakukan pengawasan dengan turun langsung kelapangan meninjau pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik program Dana Desa (DD).
Hal ini dikatakan ketua Ikatan Mahasiswa Pelajar Lamba Leda – Kupang, Harsensius Patenmut melalui sambungan telepon pribadinya kepada media ini, Minggu, (24/8/2019).

“Kami sangat menyesalkan Inspektorat Manggarai Timur minim turun ke lapangan guna melakukan pengawasan, misalkan Desa Compang Deru, yang mencuat dimedia, baik media elektronik maupun media cetak terkait penyimpangan pengelolaan Anggaran Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2015-2018, tapi anehnya laporan hasil pemeriksaan pengelolaan dana desa tahun anggaran 2015-2018 aman-aman saja, ada apa dengan Inspektorat Manggarai Timur ?. Jangan sampai ada konspirasi antara Kepala Desa Compang Deru, Vitalis Danis dengan Inspektorat Manggarai Timur ” kata Harsensius.

Harsensius mengungkapkan berdasarkan informasi di media elektronik dan cetak, penggunaan anggaran dana desa di desa compang deru tahun 2015-2018 tidak transparan, diduga ada penyimpangan anggaran dana desa, pasalnya sejumlah pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik tidak dipasang papan informasi proyek, bahkan papan APBDes sama sekali tidak terpampang dikantor desa maupun di tempat-tempat lain diwilayah desa compang deru.

Lebih lanjut dikatakanya, bahwa pemerintah pusat telah mengucurkan dana yang sangat besar melalui program dana desa guna mewujudkan nawacita yakni membangun dari desa, untuk itu diharapkan pemerintah kabupaten manggarai timur melalui inapektorat agar proaktif melakukan pengawasan lansung kelapangan.

” saya pernah ke Desa Compang Deru dua tahun lalu, pembangunan di desa compang deru ngawur, dimana pengawasan inspektorat manggarai timur ? Apakah inspektorat manggarai timur sengaja tutup mata ? Ataukah menurut inspektorat manggarai timur itu sudah sesuai dengan aturan ? ” ungkap harsensius dengan nada kesal.

Harapanya inspektorat manggarai timur, jelih dalam mengaudit dana desa, khususnya desa compang deru yang akhir-akhir ini hangat dibicarakan masyarakat luas. “Tutup Harsensius ”

Sementara itu mantan ketua ikatan mahasiswa pelajar lamba leda-kupang (IKMPL-K), Robertus walang mengatakan, inspektorat harus transparan dalam melakukan audit pengelolaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) lebih khusus desa compang deru.

Menurut robertus Inspektorat Kabupaten manggarai timur masih lemah dalam melakukan pengawasan pengelolaan dana desa.

” nasi bungkus basi yang masih tertutup rapi, tapi baunya tercium dimana-mana, nah, yang bisa mencari nasi tersebut adalah inspektorat”, ujar robertus.

” saya menduga ada gangguan sistem saraf pusat di dalam bingkai inspektorat manggarai timur, sehingga tidak mampu lagi befikir untuk kepentingan masyarakat. ada konsipirasi besar besaran inspektorat dengan kepala Desa Compang Deru. Dugaan ini kuat ketika inspektorat manggarai timur tidak transparan pada saat audit di desa compang deru, sehingga tidak mampu untuk berfikir dan bekerja sesuai topoksinya”, pungkas robertus.


Reporter: Dharma

Editor      : Mathildis Din