Beranda Hukum Kriminal BNN Kota Kupang Gelar Bimtek Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat

BNN Kota Kupang Gelar Bimtek Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Masyarakat

181
0

KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Untuk memberantas Narkoba yang kerap kali terjadi di masyarakat, Badan Narkotika Nasional ( BNN) Kota Kupang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaaan dan Peredaran Narkoba( P4GN).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn Kristal Kupang, Selasa( 3/9/2019), dihadiri oleh pendeta GMIT se- Kota Kupang.

Kepala BNN Kota Kupang, Kompol Lino Do R. Pereira,SH mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari workshop kali lalu. Bimtek hari ini adalah kelanjutan dari sosialisai tentang P4GN dilingkungan Masyarakat.

Kompol Lino Do R. Pereira berharap agar para pendeta, dengan mengikuti workshop yang sudah dilakukan, lanjut dengan Bimtek hari ini, para pendeta bisa mensosialisasi terus kepada umat tentang bahaya narkoba.

Dikatakannya bahwa setelah Bimtek ini akan berlanjut dengan kegiatan Analisa dan Evaluasi ( Anev),dimana apakah para pendeta sudah turun ke lapangan atau tidak.

“Pada Anev nanti kita menanyakan kepada umat, apakah pesan tentang bahaya narkoba sampai kepada umat atau belum. Berharap benar- benar tepat sasaran,” ujar Kompol Lino.

Lanjutnya, para pendeta bergandengan tangan dengan BNN untuk terus mewartawakan tentang bahaya narkoba.

Sementara itu Drs. Benediktus Labre,M.Si, menurutnya Bimtek bagi para pendeta tujuannya yaitu mengajak para pendeta agar ketika dalam kotbah atau pembinaan jemaat diharapkan selip tentang hal- hal masalah sosial yang berkaitan dengan bahaya narkoba. Dirinya meminta agar setelah kembali ketempat tugas mereka masing- masing, mereka membantu untuk meneruskan program P4GN ini pada jemaatnya.

” Pertemuan yang kedua ini harus ada tindak lanjut, jangan hanya sekedar bertemu untuk tahu tentang narkoba,tetapi bagaimana kita menerapkannya terutama jemaat- jemaat anak remaja, karena mereka ini sangat rentan dengan pengaruh- pengaruh khususnya pengaruh narkoba,” tegas Dosen STAKN itu.

Sebagai narasumber dalam kegiatan Bimtek tersebut Ia berharap pertemuan kedua ini harus membuat monitoring kembali yang sudah dilakukan dan apa yang dilakukan harus diukur, sehingga kita tahu capaiannya sudah sampai dimana. Ada berapa kasus yang sudah diselesaikan dan dipecahkan. Tindakan pencegahan sudah sampai dimana,banyak jemaat yang diberikan sosialisasi tentang narkoba. (TD)