Beranda Daerah Satu Tahun Viktory-Joss Memimpin, Ini Kata Karo Humas dan Protokol NTT

Satu Tahun Viktory-Joss Memimpin, Ini Kata Karo Humas dan Protokol NTT

307
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Selama satu tahun kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor B.Laiskodat dan Yosef A.Nae Soi (Viktory-Joss), telah berhasil menerapkan sistem kepemimpinan yang agresif, progresif dan revolusioner.

Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Marius A. Jelamu, M.Si saat jumpa pers bersama awak media di ruang kerjanya, Rabu (4/9/2019).

Marius berpendapat bahwa Viktory-Joss telah menerapkan hal- hal yang baik. Aparatur Sipil Negara ( ASN) dituntut memberi diri untuk searah bukan hanya berlari bersama- sama pemimpin, stakeholder dan masyarakat untuk bangun NTT Bangkit – NTT Sejahtera, tapi harus terbang.

Dikatakan Marius bahwa komitmen kedua pemimpin tersebut adalah mengentaskan rakyat NTT dari stigma nomor tiga termiskin nasional, stunting, pendidikan, kesehatan dan lain- lain.

Dijelaskanya bahwa disetiap kesempatan Gubernur dan Wakil Gubernur, selalu menuntut agar semua unsur bekerja rutin dan inovatif untuk tercapainya tujuan ini yaitu NTT Bangkit, NTT Sejahtera.

“Dengan revolusi mental yaitu disiplin, adalah indikator dari setiap ASN harus dimulai dari lingkup pemerintahan provinsi yang akan menjalar ke Kabupaten/Kota, bukan hanya birokrat tapi legislatif, yudikatif, swasta dan masyarakat juga dituntut untuk dapat mengikuti gerak langkah pemimpin yang bukan berjalan atau berlari tapi terbang. Harapannya revolusi mental akan jadi habitus. Tahun pertama ini jadi tahun pembentukan dan perubahan attitude birokrat dan masyarakat dari perkotaan hingga pedesaan,” ujarnya.

Perubahan akibat pengaruh langkah revolusi mental disiplin Gubernur dan Wakil Gubernur, menurut Marius sudah mulai nampak saat para Kepala Daerah dan ASN serta masyarakat hadir lebih awal dalam penyambutan kunjungan ke daerah.

“Dari pengamatan saya, ketika turut dalam kunjungan kerja bersama Gubernur ke daerah, pola kerja mereka adalah intelektual, ada perubahan- perubahan mental dan sikap yang akan jadi habitat sosial,” ujarnya bangga.

Marius mengatakan Revolusi mental tersebut nampak dari perkembangan diberbagai sektor antara lain: ekonomi, pariwisata, peternakan, pertanian, perikanan dan peningkatan SDM pemuda sebagai tenaga kerja potensial.

Ia menjelaskan bidang ekonomi dengan pertumbuhan tahun 2019 mencapai 6,36% dibandingkan 2017-2018 yang hanya 5,89%. Namun target Gubernur, pertumbuhan ekonomi NTT harus mencapai 8%.

Pariwisata Sebagai Leading Sektor Perekonomian Rakyat NTT

Marius menjelaskan, Viktory-Joss ingin genjot bidang pariwisata sebagai leading sektor perekonomian masyarakat NTT yang akan jadi lokomotif dan menarik semua sektor untuk bangkit dan berkembang. Caranya adalah pengembangan dan pembangunan sektor pariwisata dimulai dari penyediaan infrastruktur seperti jalan dan jembatan sampai 2023.

Upaya lain adalah revitalisasi sarana pendukung di destinasi wisata, revitalisasi perumahan rakyat jadi hotel bintang lima, pembenahan tata kelola obyek wisata, pembinaan mental pariwisata masyarakat, dan promosi. Ada tujuh destinasi baru yang akan dibenahi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, dan perbanyak event.

Dengan pariwisata bangkit maka sektor lain bangkit dan piramid perkembangan ekonomi masyarakat NTT akan berbentuk segitiga yang menandakan penggerak ekonomi makin bertambah.

Untuk wujudkan hal itu, jelas Marius pemprov sudah canangkan akan buka jalur penerbangan baru lintas negara dengan Biak – NTT dan jalur RDTL – NTT dan NTT–Australia, maka NTT akan terkoneksi dengan dunia internasional untuk menangkap wisatawan mancanegara. Peningkatan status pelabuhan udara jadi bandara internasional, dan pembangunan pelabuhan Tenau menjadi pelabuhan internasional.

Di bidang lainnya, baru setahun dan baru pertama kalinya di pemerintahan Gubernur Viktor B. Laiskodat dan Wagub Yosef A.Nae Soi, NTT, ekspor Rumput Laut 25 ton ke Argentina. “Ini bagian dari upaya dinamisasi ekonomi masyarakat NTT,” tandas Marius.

Komoditi ekspor lainya adalah garam industri yang sudah di- drive oleh Gubernur dengan panen perdana 2, 3 blt ton kebutuhan garam nasional.Karena Jokowi akui garam NTT sebagai garam terbaik setara dengan Australia.Lahan garam di Nunkurus , TTU dan Sabu akan jadi garam industri dengan kualitas terbaik kurang lebih 7% sedikit di bawah Australia.

Dibidang pertanian, kurang lebih 80% lahan di NTT yang kering namun potensi tanaman keras perkebunan seperti kakao, kopi, cengkeh, vanili, jambu mente, dan tanaman holkultura.

Pemetaannya adalah sebagian Flores, Ngada, dan Sumba adalah daerah pariwisata dan daerah lahan kering. Rencananya akan dibuat produk bubuk kopi keluar NTT dan diwajibkan di setiap hotel resto dan kegiatan- kegiatan¬† kenegaraan harus pakai Kopi Flores. “Jadi petani akan diubah dari sekedar petani ke pengolah atau produksi hasil pertanian dan perkebunan,” ujar Marius.

Demikian juga disektor Peternakan, akan ditingkatkan jadi ekspor daging beku (ikan) juga, bukan ekspor sapi tetapi ekspor daging beku. Untuk ekspor daging beku di NTT, investor akan dikasi kesempatan dan ruang untuk buka pabrik pengolahan daging dan ikan beku. Untuk penuhi kebutuhan daging beku di NTT maka akan diimpor sapi Vagio dari Jepang dan Australia dan dikawin silang dengan Sapi NTT yang sudah dimulai dari Desa Oesao.

Sektor perikanan, di mulut seribu ada pengembangan Ikan Kerapu dari Dinas Perikanan yang disiapkan ratusan ribu bibit Ikan Kerapu untuk dikembangkan nelayan.Sedangkan komoditas asli NTT lain yang akan go internasional yaitu shopia dan Kelor.(TD)