Beranda Politik Maju Calon Kades Lembur, Ini Tekad Yohanes Baos

Maju Calon Kades Lembur, Ini Tekad Yohanes Baos

821
0

BORONG, RANAKA-NEWS.com Ratusan pendukung hantar Yohanes Baos dalam rangka mendaftarkan diri sebagai calon Kepala Desa (Kades) Lembur Kecamatan Kota Komba Manggarai Timur, NTT. Tampak tokoh adat dari setiap dusun dan tokoh muda melakukan longmarch dengan jarak tempuh 500 meter dari rumah kediaman Yohanes menuju sekretariat pendaftaran di Kantor Desa Lembur, Sabtu (7/9/2019).

Sebelum menuju ke sekretariat pendaftaran, tokoh adat Nikolaus Nalang melakukan seremonial perutusan dalam bahasa adat di rumah Yohanes. Tokoh adat Yoseph Sende didaulat untuk melakukan seremonial penyerahan di depan pintu Kantor Desa Lembur dan diterima secara resmi oleh ketua panitia Edivasius Rokus dan anggota.

Kepada ranaka-news.com, Yohanes menjelaskan dirinya memiliki tekad membangun Desa Lembur lebih sejahtera ke arah yang lebih progresif.

“Dasar pijakan saya maju mencalonkan diri sebagai calon Kepala Desa Lembur, pertama saya melihat masih banyak persoalan-persoalan yang terjadi. Sebagai seorang calon Kepala Desa, saya memiliki integritas tinggi untuk melayani masyarakat dengan pengabdian total dengan melalui program-program yang akan kita jalankan yang tentunya melalui sebuah perencanaan dari tingkat bawah atau yang disebut Musdus dengan sistem buttom up planing,” ungkapnya.

Yohanes Baos, calon Kepala Desa Lembur diarak ratusan pendukungnya menuju Kantor Desa Lembur 

Dirinya menjelaskan hanya bermodal komitmen yang sama dengan masyarakat untuk menuju Lembur sejahahtera. Dirinya berjanji jika diberi kepercayaan oleh masyarakat Desa Lembur akan mengidentifikasi seluruh persoalan yang terjadi di masyarakat, baik sumber daya manusia maupun sumber daya alamnya.

Sumber daya alam yang ada dikelola menjadi aset desa dengan program yang akan ditawarkan dengan melihat skala prioritas. Dirinya melihat, sentuhan-sentuhan program ke beberapa dusun belum signifikan.

“Saya berani mengatakan bahwa untuk mempercepat akselerasi pembangunan, mestinya wilayah yang luas dipersempit. Jika saya terpilih, saya akan mekarkan wilayah Pandu dan Mbapo menjadi desa baru. Ini menjadi komitmen saya,” jelasnya.

Ketika ranaka-news.com menyinggung soal mitra dengan BPD dirinya menyampaikan bahwa itu merupakan persoalan sederhana. Dirinya berjanji merangkul BPD dalam rangka menciptakan masyarakat yang adil dan sejahtera ke arah yang lebih progresif.

“Sebagai seorang pemimpin, dia mestinya mampu merangkul seluruh elemen, jangan melihat dari sebuah perbedaan. Memang betul hakekat politik adalah menghargai perbedaan namun sesungguhnya bahwa kita memiliki tujuan yang sama untuk menciptakan masyarakat kita yang adil dan sejahtera ke arah yang lebih progresif. Rantai kemitraan tak akan putus jika BPD dan kepala desa bekerjasama,” jelasnya.

Dirinya berjanji akan melibatkan BPD dalam membuat peraturan desa dan bentuk musyawarah apapun karena BPD merupakan representasi dari masyarakat desa.

Menyinggung BUMDes, dirinya menjelaskan bahwa pemerintah telah menggelontorkan dana miliaran rupiah dengan tujuan menggerakkan perekonomian masyarakat desa, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan kesehatan masyarakat desa, meningkatkan keamanan masyarakat.

“Berkaitan dengan BUMDes itu adalah bagian dari program dan kinerja pemerintah desa dari alokasi dana desa. Maka dari itu saya akan dirikan BUMDes air minum bersih,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan bahwa secara regulasi, 30% dari pagu dana desa untuk penyerapan tenaga kerja. “Kalau kita main gusur-gusur terus artinya akan terjadi penyerapan dana ke luar desa namun kalau kita libatkan masyarakat, masyarakat yang kerja yang dinamakan dengan padat karya tunai maka akan terjadi penyerapan dana desa untuk masyarakat desa karena secara regulasi, 30% dari pagu dana desa untuk penyerapan tenaga kerja sehingga masyarakat Desa Lembur tidak lagi mencari kerja ke Kalimantan atau Papua dan tempat-tempat lainnya,” tutupnya.

Sementara itu, Gregorius Ndoi dalam sambutannya usai penyerahan berkas Yohanes Baos ke panitia pendaftaran di Kantor Desa Lembur menyampaikan terima kasih kepada panitia yang telah menerima bakal calon Yohanes untuk mendaftarkan diri sebagai calon Kades Lembur. Pihaknya akan melengkapi semua terkait 16 persyaratan yang disyaratkan panitia. Dirinya mengharapkan agar panitia konsisten dengan aturan dan tak boleh dipengaruhi oleh isu-isu yang tengah berkembang. (*)