Beranda Bisnis BPS NTT Gelar Diskusi Penyusunan Tabel Input- Output 2019

BPS NTT Gelar Diskusi Penyusunan Tabel Input- Output 2019

276
0

KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Badan Pusat Statistik ( BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT) menggelar diskusi penyusunan tabel input- output provinsi NTT tahun 2019.

Acara diskusi penyusunan tabel input- output provinsi NTT tahun 2019 ini berlangsung di Hotel Aston, Selasa (17/9/2019).

Hadir pada pada acara ini, Asisten III Setda NTT, Kosmas Lana, S.H,M.Si, Rektor Undana, Prof.Ir.Fredrik Benu, M.Si,Ph,D, Bobby T.Pitoby, MBA, Kepala BPS, Maritje Pattiwaellapia. Diskusi ini dibuka oleh Asisten III Setda NTT, Kosmas Lana, S.H,M.Si, Kabid Kelembagaan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi NTT, Drs. Adi Mandala, M.Si.

Tampil sebagai Keynote Speech Rektor Undana, Prof. Ir.Fredrik Benu, M.Si,Ph.D Dengan materi peran peningkatan pertumbuhan ekonomi terhadap kesejahteraan rakyat.

Dalam pemaparannya, Fredrik menyampaikan soal pertumbuhan ekonomi dimaenstream dilihat dari performa Gross Domestik Produk ( GDP) yang merupakan pertumbuhan ekonomi dari segi pendekatan moneter ( diperkenalkan ) oleh Sir William Petty). Konsep GDP populer 1990, konsep yang dipakai sebelumnya adalah GNP (1930-1940).

Sementara itu Ketua Panitia, Mira Kale, menyampaikan bahwa Tabel Inter Regional Input – Output ( IRIO)  mampu memberikan informasi mengenai struktur ketergantungan sektoral maupun ketergantungan antar wilayah. Ia mengatakan, sensus penduduk kali ini sedikit berbeda dengan sebelumnya.

BPS berkolaborasi dengan Dukcapil.

“Bagaimana data itu dibutuhkan didalam perencanaan, jadi ketika masyarakat paham tentang pentingnya data, mereka akan berpartisipasi pada saat petugas- petugas datang untuk mengumpulkan data. Masyarakat berpartisipasi untuk disensus entah nanti yang datang di rumah atau online,” ujar Mira.

Harapanya, partisipasi masyarakat terutama dunia usaha,yang melakukan proses produksi yang terlibat aktif di dalam perekonomian itu untuk memberikan data yang benar, akurat, yang sesuai dengan kenyataan, tidak di tambah, dan tidak dikurangi. (MD)