Beranda Berita Kota UNBK SMKN 4 Kupang Berlangsung Sesuai Jadwal, Berjalan Aman dan Lancar

UNBK SMKN 4 Kupang Berlangsung Sesuai Jadwal, Berjalan Aman dan Lancar

515
0
KUPANG, RANAkA-NEWS.com – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 4 Kupang Tahun pelajaran 2019/2020, berjalan dengan aman dan lancar. Pantauan kami sejak tadi pagi dan dimulai jam 07.30 Wita, semua berjalan dengan baik. Peserta hadir semua untuk sesi pertama ini.
Demikian disampaikan Kepala SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu, S.Pd, di sekolahnya usai ujian sesi pertama, Senin,16 Maret 2020.

“Kami siapkan ada sembilan puluh lima Komputer Client dan ada empat Komputer Server. Jadi servernya itu sebenarnya ada tiga, yang satunya kita siapkan untuk cadangan, menjaga siapa tau ada kendala itu server yang satunya bisa digunakan. Kemudian kami juga di suport oleh pengawas silang dari SMKN 5 Kupang. Sedangkan pengawas kami dari SMKN 4 mengawas silang di SMKN 5. Kami juga di dukung oleh petugas dari PLN yang sejak pagi ada 2 orang stand by untuk bisa menjamin ketersediaan daya listrik dan juga kestabilan daya listrik, sehingga sejauh ini kami tidak ada kendala. Baik itu dari PLN maupun dari pihak Telkom semua berjalan dengan baik dan tidak ada kendala apa-apa. Kami panitia juga sudah stanbay sejak pagi,” kata Semi.
Semi Mengakui bahwa meskipun beredar berita tentang Covid-19 namun semua murid hadir.
“Kita bersyukur karena NTT walaupun ada begitu banyak pemberitaan tentang Covid-19, tapi kita belum ada kasus yang kemudian bisa membuat kita tidak melaksanakan UNBK. Ditempat lain itu tidak berjalan karena masalah itu. Ada yang sudah di lockdown, tapi di NTT masih bisa berjalan dengan baik, buktinya bahwa anak-anak kami semuanya hadir, tidak ada yang alasan sakit atau yang lain tentang Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Kita doakan nanti sampai di hari keempat hari Kamis semuanya berjalan dengan baik,” harap Semi.
“Hari ini mulai dengan Bahasa Indonesia nanti hari terakhir dengan teori kejuruan. Nanti setelah ini, anak-anak yang sudah selesai UNBK ini, mereka akan lanjut lagi dengan satu ujian praktikum namanya Uji Kompetensi Kejuruan (UKK). Itu anak-anak harus menghasilkan prodak atau jasa. Dan nanti asesornya dari dunia usaha, dunia industri,” ujar Semi.

Sementara itu, Ketua Panitia Harry Ledoh mengatakan bahwa panitia sudah bekerja sebelum pelaksanaan UNBK hari ini sehingga hari ini semuanya berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apa-apa.
“Dari panitia sendiri kita sudah kerja sebelum pelaksanaan hari ini. Puji syukur hari ini pelaksanaan ujian di hari yang pertama dengan baik, disesi yang pertama tidak ada kendala semua peserta hadir total semua 134 orang siswa. Ada lima kompetensi keahlian yakni Komputer dan jaringan, kriya kreatif kayu dan rotan, kriya kreatif batik dan tekstil, design interior dan teknik verniture, dan design komunikasi visual. Sesuai POS UN dan UKK, itu dijadwalkan kita dikasih tenggat waktu dari 2 April sampai 3 Mei, jadi kita cukup ambil 2 minggu saja,” kata Harry.
Harry mengharapkan untuk ada peningkatan dari nilai yang dicapai baik ditingkat mata pelajaran (mapel) maupun tingkat sekolah.
“Harapan kami paling tidak ada peningkatan dari sesi nilai yang dicapai baik tingkat Mapel maupun tingkatan sekolah karena ini sudah merupakan target yang sudah ditandatangani hitam diatas putih antara pimpinan kepala sekolah dengan kepala dinas pendidikan Provinsi,” harapnya.
Koordinator Pengawas (Korwas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan SMA/SMK se-Kota Kupang, Eliazar Benu mengakui bahwa kunjungannya di SMKN 4 Kupang dari pantauannya UNBK di sekolah tersebut berjalan lancar, tertib dan tidak ada kendala.
Ia mengatakan, kunjungan ini merupakan kunjungan yang pertama UNBK di tahun 2019/2020 dan setelah selesai dari SMKN 4 Kupang melanjutkan kunjungan ke sekolah-sekolah yang sudah di agendakan.
“Pelaksanaan UNBK hari ini berjalan lancar, tertib dan tidak ada masalah. Ini kunjungan pertama untuk UNBK tahun 2019/2020 di SMKN 4 Kupang. Setelah selesai dari SMKN 4 Kupang ke SMK Nusantara di Penfui, rencana tiga sekolah tapi kita lihat dari waktu,” tandasnya.
Harapannya untuk anak-anak supaya mengerjakan soal dengan baik supaya tahun ini bisa berubah dari tahun kemarin.
“Semua anak-anak dapat mengerjakan soal dan dari hasil pekerjaan itu bisa berubah tahun lalu nilai maksimal itu 7 tidak salah itu, nah sekarang bisa naik kembali supaya capai 8 lah kita harapkan. Bahwa ini adalah UNBK yang terakhir sebab tahun depan ujian akan diserahkan ke sekolah. Sekolah kan yang hendel tapi tetap kita pantau supaya hasilnya jangan menurun, yang kita butuhkan itu adalah kualitas lulusan bukan 100% lulusannya tapi kompetensi yang dibawa pulang anak-anak,” tambahnya.
Salah seorang siswi yang mengikuti UNBK, Esterisrna Napo mengungkapkan perasaannnya bahwa senang mengikuti ujian karena dengan menggunakan komputer mempermudah, mempercepat, dalam menyelesaikan ujian.
“Sangat antusias. Terlebih sebelum mengerjakannya agak nervous dan ternyata mengerjakan pakai komputer lebih bagus, lebih cepat, dan sedikit tidak membosankan. Ia berharap kedepannya bisa lebih baik dan lulus 100%,” tutup Ester siswa jurusan tekstil itu. (MD)