Beranda Daerah Dinkes Matim Telah Membentuk Cluster Penangan Covid-19

Dinkes Matim Telah Membentuk Cluster Penangan Covid-19

372
0
Kepala Dinas Kesehatan Matim, (Doc: Iren)
KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan instruksi kepada para Kepala Daerah terkait penanganan wabah Virus Corona (Covid-19).
Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan keterangan pers di Istana Bogor Senin (16/3/2020).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun mewanti-wanti kepala daerah yang hendak mengeluarkan kebijakan terkait Covid-19 atau Virus Corona agar berkomunikasi dengan pemerintah pusat.
Kepala Dinas Kesehatan, dr. Surip Tintin, Kabupaten Manggarai Timur saat diwawancarai oleh wartawan Ranaka-News.com, Rabu (18/3/2020), menegaskan bahwa hari ini Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas sudah membentuk Tim Reaksi cepat yang terdiri dari lintas Orang Dalam Pemantauan (OPD) dan SK ditandatangani oleh Bupati untuk antisipasi Covid-19.
Lanjutnya, sebagai langkah tegas dari Dinas Kesehatan Manggarai Timur, telah membentuk cluster penangan Covid-19.
Ia menjelaskan, Cluster terdiri dari Tim Promkes, Tim Penanganan Kartu Subang Sehat (KSS), Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Tim penyediaan obat alat kesehatan dan BHP, serta Tim rujukan dan transportasi.
Untuk cluster anggotanya staf Dinas Kesehatan, Rumah Sakit, dan Puskesmas.
“Saat ini kita belum ada KSS baik ODP maupun PDP,” ujarnya.
Lanjutnya, protap penanganan ODP dan PDP mengikuti protap dari kementrian kesehatan. Sementara Rumah Sakit rujukan untuk isolasi penderita saat ini ada 3, RS. WZ. Johanes Kota Kupang, RS. Komodo Labuan Bajo, dan RS. TC. Hilers Maumere.

Hal senada disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai Timur, Bernadus Nuel, SH, Fraksi Partai Hanura, kepada Ranaka-News.com, saat dikonfirmasi melalui via telepon seluler Rabu (18/3/2020), menjelaskan, sebagai Pimpinan DPRD Manggarai Timur, berharap Pemkab Matim ambil langkah tegas untuk melakukan antisipasi cegah Covid-19.
Ia menegaskan Pemkab Manggarai Timur sudah mengambil sikap terkait perjalan dinas ASN, sesuai dengan instruksi dari Gubernur NTT Viktor Laiskodat yang melarang ASN bepergian ke luar daerah atau melakukan perjalanan dinas.
Hari ini Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur telah Menggelar rapat terkait langkah antisipasi penangan Corona Virus, sekaligus membahas anggaran persiapan penecegahan Virus Corona.
“Dari setiap OPD Manggarai Timur hadir semua untuk pembahasan pencegahan Covid-19,” ujarnya.
Laporan: Iren Leleng