Beranda Daerah Terkait Virus Covid-19, Bupati Manggarai Instruksikan Sekolah Diliburkan

Terkait Virus Covid-19, Bupati Manggarai Instruksikan Sekolah Diliburkan

150
0

RUTENG, RANAKAN-NEWS. com – Menindaklanjuti Surat Printah Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Jokowidodo, Terkait Virus Corona (Covid-19), Bupati Manggarai Deno Kamelus  menginstruksikan Satuan Pendidikan dari Tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas Se-Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Diliburkan.

Bupati Deno, pada Jumat 20 Maret 2020 di Aula Nuca Lale menggelar rapat bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Unsur Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) membahas soal strategi pencegahan penularan Covid-19 atau Virus Corona.

Hasil rapat itu Bupati mengeluarkan 5 instruksi sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan di Kabupaten Manggarai.

Seperti tertuang dalam Surat Agen Nomor: Din. Pend. 420/315/III/2020 Nomor: Kersra: 420/60/III/2020, instruksi itu ditujukan kepada:

1. Kepala Sekolah TK/Pengelola PAUD, Pengelola PKBM

2. Kepala UPTD/Satuan Pendidikan SD

3. Kepala UPTD/Satuan Pendidikan SMP/MTs/MA se Kabupaten Manggarai.

Isi surat itupun sebagai berikut:

Dengan hormat
Memperhatikan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2020 tentang pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) pada satuan pendidikan tanggal 18 Maret 2020 dan menindaklanjuti instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor: 443/100/PK/2020 tanggal 18 Maret 2020.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas agar Bapak Ibu Kepala Sekolah TK, Pengelola PAUD, Pengelola PKBM, Kepala UPTD Satuan Pendidikan SD dan Kepala UPTD SMP/MTS/MA memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Segera merumahkan Peserta didik, guru dan tenaga kependidikan terhitung tanggal 20 Maret 2020 sampai tanggal 4 April 2020 dan masuk kembali tanggal 6 April 2020

2. Menunda pelaksanaan Ujian Sekolah sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

3. Khusus Guru agar mempersiapkan bahan ajar dan tetap melaksanakan pembelajaran selama dirumahkan dengan menggunakan metode offline dan metode online dengan berpusat pada laman rumah belajar dengan alamat belajar.kemendikbud.go.id serta tetap dalam pemantauan guru.

4. Khusus orang tua atau wali agar mengawasi seluruh aktivitas belajar siswa di Rumah dan membatasi aktivitas di luar Rumah.

5. Melakukan proses pengawasan terhadap sekolah sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.

Demikian isi surat instruksi Bupati Manggarai

Untuk diketahui bahwa instruksi ini berlaku resmi bagi Satuan Pendidikan sedangkan para Pegawai masih tetap beraktivitas seperti biasanya sambil menunggu instruksi Kemenpan-RB.

“Belum ada instruksi lanjutan dari Kemenpan-RB untuk merumahkan Pegawai. Para Pegawai hanya diberi kebijakan mengurangi jam Kantor, yakni masuk Kantor pukul 07.00 Wita dan pulang Jam 14.00 Wita” ujar Bupati Manggarai.

Bupati Kamelus menyampaikan, Pemerintah Kabupaten mendukung penuh program Pemerintah Pusat dalam mencegah wabah pandemi Corona sehingga apapun bentuk instruksinya akan siap ditindaklanjuti, seperti program Bekerja Dari Rumah, Belajar Dari Rumah dan Ibadah di Rumah.

Kata dia, bahwa pihak pemerintah sedang berupaya untuk mendata semua Warga dari luar Daerah apalagi Warga yang datang masuk ke Manggarai. Hal ini lanjut dia, sebagai bentuk pencegahan dari penyebaran Corona.(Juwono/RN).