Beranda Daerah Begini Langkah Serius Pemkab Manggarai Antisipasi Coronavirus

Begini Langkah Serius Pemkab Manggarai Antisipasi Coronavirus

290
0
MANGGARAI, RANAKA-NEWS.COM – Pemkab Manggarai telah mengambil langkah serius guna mengantisipasi wabah Coronavirus (Covid-19).
Langkah pemerintah itu dengan terungkap dalam instruksi Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H yang diperoleh Ranaka-News.com di Ruteng, Minggu (22/3/2020) pagi.
Bupati Kamelus menjelaskan, hingga kini Manggarai tidak masuk dalam kategori terpapar virus Corona tetapi masyarakat harus tetap waspada dan menjaga kesehatan.
“Hingga kini Kabupaten Manggarai dan umumnya Provinsi NTT tidak masuk dalam kategori terpapar Coronavirus (Covid-19). Akan tetapi pemerintah bersama unsur Forkopimda telah melaksanakan protokol-protokol terkait penanganan virus Corona. Semua instruksi-instruksi yang telah dikeluarkan pemerintah pusat dan provinsi kita laksanakan dengan sepenuh hati dan koordinasi yang baik dengan semua pihak,” ungkapnya.
Dikatakan Bupati Kamelus, Pemkab Manggarai telah membentuk tim komando siaga untuk penanganan virus Corona.
“Di BLUD RSUD dr Ben Mboi Ruteng kita telah bentuk tim reaksi cepat dan menyiapkan satu ruangan isolasi khusus, jika nantinya di Kabupaten Manggarai ada yang terpapar virus Corona,” katanya.
Lebih jauh diutarakan Bupati Kamelus, mulai Senin (23/3/2020) Pemkab Manggarai bersama Forkopimda akan melakukan pendataan dari rumah ke rumah.
“Termasuk camat, lurah, kepala desa, RT dan Rw lakukan pendataan dari rumah ke rumah. Saya minta masyarakat untuk informasikan sejelas-jelasnya terkait keadaan di NTT dan Manggarai,” tegasnya.
Ia menerangkan, tujuan dari pendataan ini adalah bagian dari langkah pencegahan untuk bisa melokalisir dan fokus memberikan pengawasan dan pemantauan terhadap setiap orang yang ada di wilayah Kabupaten Manggarai.
Dijelaskannya, pencegahan Covid-19 bisa dilakukan dengan disiplin diri antara lain menjaga kebersihan, makan makanan bergizi, dan menjaga kesehatan.
Untuk itu, kata Bupati Kamelus, pihaknya telah mengeluarkan instruksi agar sekolah-sekolah diliburkan hingga dua pekan ke depan, apel rutin ASN sementara ditiadakan, jam kerja ASN juga disesuaikan. Kalau biasanya ASN masuk pukul 07.30 wita dan pulang pukul 15.00 wita tetapi saat ini masuk pukul 08.00 wita dan pulang pukul 14.00 wita
Bupati menerangkan sedikit mengenai dampak yang terjadi di China, pekerja medis di ICU (Unit Perawatan Intensif) Rumah Sakit Zhongnan, Wuhan. Dokter dan pekerja medis tidak sempat pulang, juga kurang istirahat, dan lebih parahnya terpaksa memakai pampers. Virus corona adalah infeksi pada saluran pernapasan yang dapat menyebabkan penyakit seperti pneumonia atau pilek.
“Maksudnya biar ASN bisa olah raga pagi, bisa istirahat dan jaga stamina sehingga virus Corona takut menyerang ASN,” ujarnya.
Bupati Kamelus juga berpesan agar masyarakat tidak mempercayai berita bohong (Hoax) yang bisa berdampak pada banyak hal termasuk ekonomi.
“Contoh meningkatnya harga bawang bombai, karena masyarakat percaya bawang bombai bisa sembuhkan virus Corona. Sehingga semua beli bawang bombai dan disimpan di rumah,” papar Bupati Kamelus. (Eventus Mardivanto)