Beranda Berita Kota Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang Imbau Warga Cegah Covid-19

Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang Imbau Warga Cegah Covid-19

148
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Penyebaran Covid-19 yang sangat cepat hampir merebak ke seluruh penjuru tanah air maka diperlukan langkah-langkah preventif dan kuratif yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Sebagaimana update data pemerintah untuk Covid-19 hingga Senin (23/3/2020), tercatat penambahan 65 kasus baru pasien positif Covid-19. Sehingga, total ada 576 kasus pasien positif Covid-19. Dari data tersebut, rincian sebaran kasus penularan Covid-19 terjadi di 22 Provinsi di Indonesia.
Untuk Provinsi NTT, memang belum terdapat kasus positif Covid-19. Akan tetapi, bukan berarti kita tidak berpeluang tertular Covid-19.
Data yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi NTT menunjukan masih terdapat 92 warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).
Oleh karena itu, melihat dan mengamati perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (24/3/2020) siang, Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Kupang, Muhammad Saleh, S.Pd beserta segenap jajaran pengurus Pemuda Muhammadiyah dan Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) Kota Kupang menyampaikan imbauan kepada masyarakat Kota Kupang terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Kupang, sebagai berikut:
Pertama, mengisolasi diri. Sebagaimana kita ketahui bahwa sampai saat ini, masih terdapat masyarakat di Kota Kupang yang mengganggap sepele persoalan virus Corona atau Covid-19 ini. Hal ini dapat dijumpai di sejumlah titik keramaian di Kota Kupang. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh warga Kota Kupang untuk menahan diri untuk tidak beraktivitas dengan banyak orang atau berkumpul dengan teman-teman di taman-taman dan di pusat keramaian lainnya yang berisiko penularan Covid-19 di wilayah Kota Kupang.
Kedua, melakukan sosial distancing. Tingkat penyebaran virus corona atau Covid-19 yang begitu cepat dan massif ini membuat ikut untuk menjaga jarak sosial dalam berbagai aktivitas, atau dengan kata lain kita dilarang berdekatan. Langkah ini penting untuk menghentikan atau setidaknya memperlambat kecepatan penyebaran Coronavirus. Oleh karena itu, kami pun juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga jarak di berbagai tempat-tempat umum. Dengan melakukan langkah demikian, orang yang terinfeksi virus, baik yang menunjukan gejala sakit maupun yang tampak sehat, tidak menularkan virus ke orang-orang sehat.
Ketiga, menjaga kesehatan diri. Salah satu cara terbaik sebagaimana yang dianjurkan pemerintah untuk mencegah terpapar Coronavrus adalah menjaga kesehatan diri seperti mencuci tangan pakai sabun, hand sanitizer, tutup mulut dan hidung dengan siku saat batuk dan bersin atau gunakan tisu, hindari menyentuh atau mengusap wajah, serta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat. Sebab, kebanyakan orang tertular langsung akibat menghirup percikan batuk atau napas orang sakit. Selain itu, orang bisa tertular virus karena menyentuh permukaan benda yang tercemar percikan batuk dan napas orang sakit.
Keempat, senantiasa mengikuti arahan, informasi, serta imbauan pemerintah terkait pencegahan perkembangan Covid-19. Arahan dan informasi yang dikeluarkan resmi oleh pemerintah melalui Gugus Tugas Penanganan Coronavirus menjadi sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat guna mengupdate perkembangan terkini pergerakan Coronavirus dan memastikan kebenaran informasi yang tersebar ditengah bencana Covid-19. Selain itu, ada sejumlah arahan dan imbauan yang disampaikan pemerintah terkait pencegahan Coronavirus. Oleh karena itu, kami mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi segala arahan dan imbauan itu guna kesehatan kita bersama.
“Demikian imbauan kami menghadapi bencana Covid-19 yang sedang melanda negara Indonesia saat ini. Apresiasi setinggi-tingginya kepada paramedis yang dengan sekuat tenaga dan pengorbanan menjadi garda terdepan untuk menghadapi bencana Covid-19. Kami mengajak kita sekalian untuk bersama-sama berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar bangsa ini dapat melewati ujian bencana Covid-19 ini dan sesegera mungkin kembali pulih.
Mari bersama-sama menghadapi bencana Covid-19 ini dengan tenang dan kewaspadaan guna kesehatan kita bersama,” pungkas Saleh.
Kontributor: Emanuel Boli