Beranda Daerah Dinilai Pembangkang Terhadap Maklumat Kapolri, Oknum Anggota DPRD Provinsi Dipolisikan

Dinilai Pembangkang Terhadap Maklumat Kapolri, Oknum Anggota DPRD Provinsi Dipolisikan

490
0
RUTENG, RANAKA-NEWS.com – Lembaga Pengkaji dan Peneliti Demokrasi Masyarakat (LPPDM) melaporkan seorang anggota DPRD Provinsi NTT, Yeni Veronika ke Polres Manggarai pada Selasa (24/3/2020).
Yeni Veronika di tuding melakukan pembangkangan terhadap maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (KAPOLRI) Nomor: Mak/2/lll/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan Pemerintah dalam penangan penyebaran Coronavirus (Covid-19).
Ketua LPPDM, Marsel Nagus Ahang mengatakan, anggota DPRD Provinsi dari Fraksi PAN itu diketahui melakukan kegiatan Reses di Kecamatan Reok Barat pada selasa 23/3/2020 malam, dengan menghadirkan massa.
“Sementara dalam Maklumat Kapolri itu jelas bahwa dalam rangka memutus rantai penyebaran Coronavirus (Covid-19) ini maka segala bentuk kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik itu kegiatan sosial, budaya, keagamaan, seminar ataupun kegiatan sejenisnya itu harus di tiadakan untuk sementara waktu. Nah sebagai warga negara yang baik kita harus mendukung upaya pemerintah demi kebaikan kita bersama,” jelas Ahang kepada media ini.
Lebih lanjut Ahang mengatakan, ketika siapapun yang di ketahui melakukan kegiatan sebagaimana yang di uraikan dalam maklumat tersebut, maka ini bisa kita sebut sebagai tindakan pembangkangan. Sudah jelas-jelas di larang namun masih di lakukan, ya itu namanya membangkang.
Apalagi, kata Ahang, Yeni Veronika adalah pejabat publik yang mestinya harus menjadi contoh bagi masyarakat.
“Hal semacam ini, apalagi mereka itu kan pejabat publik, sehingga menurut saya sama sekali tidak mencerminkan sebagai pejabat yang baik yang mesti menjadi teladan bagi masyarakat,” tandasnya. (Eventus Mardivanto)