Beranda Berita Kota Cegah Jurnalis Terpapar Covid-19, Klinik King Care Bagi Gratis Masker Untuk Wartawan

Cegah Jurnalis Terpapar Covid-19, Klinik King Care Bagi Gratis Masker Untuk Wartawan

146
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Klinik King Care yang merupakan Klinik Home Care di Kota Kupang yang dinahkodai oleh dr. Eky Gonang berinisiatif untuk memproduksi Masker kain. Masker kain ini terdiri dari masker kain dua lapis dengan komposisi satu lapis kain dan satu lapis filter kasa serta masker kain tiga lapis dengan komposisi satu lapis kain dan dua lapis filter kasa. Selain untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, oleh Klinik King Care masker ini dibagikan secara gratis khusus bagi semua jurnalis di Kota kupang.
Direktur Klinik King Care sekaligus pimpinan umum Media Kesehatan Medika Star menjelaskan bahwa sebenarnya media massa melalui wartawan memiliki peran yang sangat penting dalam ‘perang’ melawan berbagai penyakit, termasuk Covid-19.
Hal ini mengingat media massa hadir dan memberikan informasi-informasi kesehatan yang sifatnya promotif dan prefeventif demi menjaga agar orang sehat tetap sehat.
“Jadi saat ini, upaya promotif dan preventif merupakan hal yang sangat penting demi menjaga agar orang sehat tetap sehat, tentunya tanpa mengabaikan sisi kuratif. Dalam kaitannya dengan upaya promotif  preventif inilah wartawan memiliki peranan yang besar, sebab melalui merekalah informasi-informasi kesehatan yang edukatif dapat diperoleh masyarakat, ungkapnya kepada media ini di Klinik Kang Care, Selasa (31/3/2020).
Tujuan membagikan Masker secara gratis kepada wartawan di Kota Kupang, kata dr. Eky, tentu saja agar ditengah kondisi Indonesia yang tengah dilanda wabah Covid-19, para jurnalis paling tidak mendapat sedikit perlindungan dengan menggunakan masker.
“Jadi sudah seharusnya kondisi kesehatan teman-teman jurnalis ini diperhatikan dan dijaga. Bayangkan jika semua jurnalis sakit, tentu masyarakat tidak akan ada yang memperoleh informasi, termasuk informasi mengenai Covid-19 secara benar dan tepat dari sumber yang terpercaya,” tambahnya.
Khusus dalam kaitannya dengan upaya pencegahan covid-19, Dokter Eky menjelaskan bahwa yang sebenarnya berada di barisan terdepan dalam peperangan melawan penyakit, termasuk Covid-19 adalah masyarakat sendiri.
“Jika masyarakat mampu mencegah penyakit Covid-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dalam hal ini mencuci tangan pakai sabun sesering mungkin, menjaga jarak satu sama lain, berdiam dirmh untuk sementara waktu, serta menerapkan perilaku batuk dan bersin secara benar, maka rantai penularan penyakit itu bisa diputuskan. Bagaimana masyarakat dapat memperoleh informasi tentang semuanya itu, disitulah para jurnalis berperan,” ujar dr. Eky.
Oleh karena itu, kata dr. Eky, Klinik King Care memberikan masker kepada semua jurnalis di Kota Kupang.
Lanjutnya, dalam pemberitaan, termasuk pemberitaan mengenai Covid-19, mobilitas teman-teman jurnalis ini cukup tinggi. Setiap hari harus turun lapangan dan berhadapan dengan narasumber dari berbagai kalangan, baik itu pejabat, tenaga kesehatan di rumah sakit, dan masyarakat luas, bahkan mungkin ODP.
Kondisi ini membuat mereka cukup rentan terkena Covid-19 sehingga paling tidak dengan menggunakan masker mereka sedikit memperoleh perlindungan.
Dokter Eky menambahkan saat ini Klinik King Care tengah memproduksi Hand Sanitizer yang dapat digunakan oleh semua kalangan. Jika telah selesai produksi, maka Hand Sanitizer ini juga akan dibagikan secara gratis untuk semua jurnalis dari berbagai media di Kota Kupang.
Selain memberikan Masker, dr. Eky menitipkan pesan bagi para jurnalis untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, dalam hal ini dengan mencuci tangan pakai sabun sesering mungkin, menjaga jarak satu sama lain, serta menerapkan perilaku batuk dan bersin secara benar.
“Jika selesai liputan dan pulang ke rumah, teman-teman jurnalis langsung mencuci tangan, semua pakian yang digunakan seharian langsung dipisahkan bila perlu langsung dicuci, dan langsung mandi. Ini perlu kita lakukan demi mencegah agar kita tidak membawa virus ke rumah kita yang dihuni oleh orang- orang yang kita cintai,” harap dr. Eky. (MD)