Beranda Berita Kota Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang di NTT Turun 0,76 Poin

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang di NTT Turun 0,76 Poin

150
0
Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus, M.Si (Kedua dari kiri)
KUPANG, RANAKA-NEWS.com- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel Berbintang di Provinsi NTT pada bulan Februari 2020 sebesar 38,50 persen, turun 0,76 poin dibanding TPK Januari 2020 yang sebesar 39,26 persen.
Hal ini disampaikan Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus, S.Si, M.Si, saat membacakan Press Release BPS melalui Live Streaming di akun YouTube Humas BPS NTT, Rabu (1/4/2020).
“Pada bulan Februari 2020 TPK Hotel Berbintang di NTT sebesar 38,50 persen, hal ini berarti dari seluruh kamar hotel berbintang yang tersedia di NTT pada bulan Februari 2020 rata-rata terisi sekitar 38,50 persen. Angka TPK bulan Februari 2020 turun 0,76 poin dari TPK bulan Januari 2020 yang sebesar 39,26 persen dan lebih rendah 6,90 poin dari Februari 2019 lalu yang sebesar 45,40 persen,” kata Darwis.
Ia menambahkan jumlah tamu menginap pada hotel berbintang di Provinsi NTT bulan Februari 2020 sejumlah 30.693 orang dengan rincian 28.209 orang merupakan tamu Nusantara dan 2.484 orang tamu mancanegara.
Rata-rata lama tamu menginap di hotel berbintang pada bulan Februari  2020 selama 1,74 hari. Rata-rata lama tamu Nusantara menginap yaitu selama 1,64 hari dan rata-rata lama tamu mancanegara menginap selama 2,74 hari, jelas Darwis Sitorus.
“Rata-rata lama tamu menginap pada hotel berbintang di Provinsi NTT selama bulan Februari 2020 adalah 1,74 hari atau lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata lama tamu menginap bulan Januari 2020 yang sebesar 1,80 hari. Pada bulan Februari 2020 rata-rata lama menginap tamu mancanegara naik menjadi 2,74 hari dibandingkan pada bulan Januari 2020 selama 2,66 hari. Rata-rata lama menginap tamu Nusantara mengalami penurunan menjadi 1,64 hari pada bulan Februari 2020 dibandingkan dengan bulan Januari 2020 yaitu selama 1,65 hari,” kata Darwis.
Sementara itu, untuk jumlah penumpang angkutan udara yang datang ke NTT pada bulan Februari 2020 sebanyak 131.370 orang, sedangkan penumpang yang berangkat sebanyak 139.946 orang.
Pada bulan Februari 2020, empat bandara sipil dengan jumlah penumpang datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara El Tari-Kota Kupang (48,68 persen), Bandara Komodo-Manggarai Barat (16,70 persen), Bandara Tambolaka-Sumba Barat Daya (5,33 persen) dan Bandara Frans Seda-Sikka (5,29 persen), pungkas Darwis. (MD)