Beranda Daerah Aktivis HMI Kecam Oknum Polisi Penganiayaan Warga di Labuan Bajo

Aktivis HMI Kecam Oknum Polisi Penganiayaan Warga di Labuan Bajo

212
0

MANGGARAI BARAT, RANAKA-NEWS.Com, Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makasar Cabang Gowa Raya Mengecam Keras Oknum Polisi Penganiayaan Warga di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini disampaikan ketua Departemen Politik Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Saharudin kepada Ranaka-news.com melalui Whatsapp peribadinya minggu (12/04/2020).

Saharudin mempertanyakan tindakan oknum polres manggarai barat yang diduga menganiaya warga labuan bajo terkait dengan penanganan penyebaran virus corona (COVID-19).

“Akibat tindakan tak terpuji yang dilakukan lingkup polres manggarai barat, nusa tenggara timur itu berujung pada pemukulan sehingga korban tersebut mengalami babak belur pada wajahnya dan berlumuran darah pada kepala”, ungkap Saharudin.

Dirinya menganggap tindakan oknum polisi pada lingkup polres manggarai barat telah merusak citra institusi kepolisian dan tidak mengindahkan surat edaran maklumat dari jendral polisi Idham Aziz, M.Si.

Tak hanya itu, Kata Dia, banyak laporan dari masyarakat terkait dengan penanganan COVID-19 Oleh jajaran polres manggarai barat, Nusa tenggara timur yang menganggap diluar dari kewajaran seperti mengeluarkan bahasa kotor terhadap warga setempat.


Masyarakat merasah resah atas tindakan oknum polisi yang kami menganggap telah merusak institusi kepolisian padahal sudah jelas dalam undang undang No.2 tahun 2002.

Kami harapan kepada Idham Aziz, selaku jendral polisi indonesia untuk menindaklanjuti atas keluh kesah warga manggarai barat Nusa tenggara timur terkait dengan penanganan COVID 19 oleh aparat negara indonesia.

“Kami meminta bapak Idham Aziz, M.Si agar memberikan ketegasan terhadap oknum polisi yang nakal agar hal ini tidak terjadi lagi dikemudian hari”, tutup Saharudin.

Laporan : Yhono Hande