Beranda Berita Kota Empat Bulan Belum Menerima Insentif, Ketua FGH Kota Kupang: Mohon Dipercepat Realisasinya

Empat Bulan Belum Menerima Insentif, Ketua FGH Kota Kupang: Mohon Dipercepat Realisasinya

151
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com Ketua Forum Guru Honorer Kota Kupang, Saka Nenosaban meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang mempercepat pembayaran Insentif Guru Honorer Kota Kupang sebanyak 1.040  terhitung sejak Januari sampai April 2020. Hal ini disampaikan via telepon seluler pada Selasa (14/4/2020) malam.
Saka Nenosaban ketika dimintai keterangan oleh awak media mengatakan  ia kerap menjadi sasaran rekan-rekan honorer karena persoalan ini.
 “Selaku ketua forum saya sering ditelepon teman-teman anggota forum untuk memperjuangkan hak kami yang belum dibayar selama kurang lebih 4 bulan, terhitung dari bulan Januari tahun 2020, bahkan sehari bisa sampai puluhan panggilan telepon, para guru honorer mempertanyakan bagaimana dengan nasib hidupnya bersama keluarga,” ungkapya.
Lebih lanjut saka menjelaskan bahwa ia sudah pernah komunikasikan ke pihak dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang beberapa bulan yang lalu dan katanya akan terealisasi satu atau dua hari  lagi, namun hingga saat ini belum juga terealisasi.
” Kasihan juga rasanya dengan situasi saat ini di rumah saja,  teman -teman honorer mengalami kesulitan hidup, terutama makan minum. Ini yang harus menjadi pertimbangan dan segera diatasi pemerintah. Saya selama ini telah melakukan komunikasi untuk meminta agar hak para guru honorer segera dibayar. Saya ketemu atau telpon kabid keuangan dinas P dan K Kota Kupang dan  meminta kejelasan atau kepastian realisasi insentif, namun hanya dijanjikan satu dua hari lagi. Itu yang kita tunggu-tunggu tapi tetap masih ada kendala dari dinas. Lalu bagaimana saya harus memberi jawaban kepada teman honorer yang selalu mengeluh dengan hidupnya,”jelas Saka.
Saka menambahkan ia sementara komunikasikan lagi ke Dinas P dan K dan mendapat respon positif.
“Beberapa hari ini saya sudah komunikasi lagi dengan dinas P & K dan dari pihak dinas merespon dengan sangat baik. Harapan kita semoga tidak terjadi lagi seperti beberapa bulan lalu tapi dalam Minggu ini sudah bisa terealisasi sehingga teman-teman honorer ini bisa terbantu,” tutup Saka. (Eddy Amasanan)