Beranda COVID-19 Cegah Covid-19, SDK Kiutoko Membagikan Masker dan Handscoon Kepada Semua Peserta Didik

Cegah Covid-19, SDK Kiutoko Membagikan Masker dan Handscoon Kepada Semua Peserta Didik

176
0
TTU,RANAKA-NEWS.com- Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kepala Sekolah SDK Kiutoko bersama Staf Guru membagikan masker dan handscoon kepada semua peserta didiknya. Kegiatan ini dilakukan di Desa Nansean Timur pada Senin (04/5/2020).
Masker dan handscoon yang dibagikan ini untuk seluruh siswa/i SDK Kiutoko tanpa terkecuali. Total ada 67 siswa dan siswi yang mendapatkan masker dan handscoon yang dibagikan oleh Kepala Sekolah dan Staf Guru dari rumah ke rumah peserta didik.
Kepala Sekolah SDK Kiutoko, Petrus Sanan,S.Ag mengatakan aksi pencegahan ini dilakukan dalam rangka menindaklanjuti RKAS ( Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah) dana BOS caturwulan pertama tahun anggaran 2020.
“Kegiatan ini kami adakan untuk mencegah penyebaran covid 19 sekaligus menindaklanjuti RKAS dana BOS 2020 caturwulan pertama,yang salah satu itemnya mewajibkan setiap sekolah penerima dana BOS untuk membantu pemerintah dalam hal ini pengadaan alat kesehatan seperti masker, handscoon dan juga handzanitiser untuk dibagikan kepada semua siswa. Tetapi hari ini kami baru bisa membagikan masker dan handscoon sedangkan handsanitizer belum kami bagikan kepada siswa karena stok belum tersedia dan penyedia di tempat-tempat penjualnya masih kekurangan stok seperti yang kami butuhkan,” ungkap Petrus.
Lanjut Petrus, alat- alat kesehatan ini juga membantu siswa/i dalam kegiatan belajar dari rumah (study from home) agar mereka tetap menjaga kebersihan dan kesehatan.
“Selama ini kegiatan belajar para siswa/i kami dilaksanakan di rumah masing-masing siswa dan dipantau atau didampingi oleh guru sekaligus memberi tugas bagi mereka sesuai kelasnya masing-masing. Meski kami di Daerah terpencil yang sangat terbatas akses internet dan listrik namun kami tetap semangat untuk mendampingi siswa/i kami dari rumah ke rumah,” tandas Petrus.
Petrus menambahkan terkait pola pembelajaran yang di laksanakan ini akan terus berlanjut hingga 30 Mei 2020 sesuai dengan surat edaran bupati Timor Tengah Utara tanggal 29 April 2020.
“Bagi siswa/i kelas VI yang sebenarnya melaksanakan USBN pada tanggal 11 Mei 2020 mendatang ditiadakan dan sebagai gantinya kami memberikan penilaian berdasarkan nilai rapor semester 7 sampai 11,nilai try out dan ulangan harian serta nilai tugas selama pembelajaran di rumah (learning from home),” tutup Petrus.
Sementara itu salah satu staf pengajar, Robertus Fnini mengatakan selama ini mereka sebagai staf pengajar SDK Kiutoko turut membantu pembelajaran para murid dari rumah ke rumah.
“Kami sudah melaksanakan pola pembelajaran dari rumah ke rumah dengan pengontrolan kami para guru sejak tanggal 6 April 2020 hingga saat ini dan akan terus berlanjut. Kami melaksanakan pengontrolan ini sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai pengajar sekaligus tanggung jawab mencerdaskan anak bangsa meski di tengah-tengah keterbatasan akses listrik dan keterbatasan lainnya,” tandas Roby Fnini.
Untuk diketahui, SDK Kiutoko adalah salah satu Sekolah Dasar yang terletak di desa Nansean Timur, Kecamatan Insana, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Letak Sekolah Dasar ini notabene terletak di salah satu desa yang hari ini masih sangat jauh dari kata maju karena desa ini belum memiliki akses listrik apalagi internet sehingga mengharuskan dan menuntut kreatifitas para guru dalam mengembangkan pola belajar setiap siswa/i agar pandemi covid 19 tidak membunuh kecerdasan anak bangsa di SDK Kiutoko ini. (Alfred Saunoah)