Beranda Daerah Bangun Drainase Tak Sesuai Gambar, Warga Dusun Poka Unjuk Rasa di Kantor...

Bangun Drainase Tak Sesuai Gambar, Warga Dusun Poka Unjuk Rasa di Kantor Desa Golo Ncuang

363
0
MANGGARAI, RANAKA-NEWS.Com- Bangun Drainase Tidak Sesuai Gambar, Warga Dusun Poka, Desa Golo Ncuang, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur Melakukan Unjuk Rasa di Kantor Desa Setempat. rabu, (6/5/2020).
 
Dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan warga masyarakat Desa Ncuang menolak proyek pembuatan Drainase di Halaman Kampung Poka tidak sesuai gambar.
 
Koordinator aksi Geradus Batus kepada media ini menjelaskan Pembangunan Drainase di Dusun Poka bersumber dari dana desa tahun anggaran 2020 dengan pagu dana Rp. 25.000.000, volume 136 meter. 
 
“Kepala Desa (Kades) Golo Ncuang harus tangung jawab proyek pembangunan drainase di dusun poka tidak sesuai gambar, alasan apa? Kok gambar lain bangunya lain”, sesal kordinator aksi kepada Geradus Batus pada wartawan usai melalukan unjuk rasa di depan kantor desa setempat.
 
“Kami meminta kepala Desa Golo Ncuang menjelaskan persoalan ini kepada masyarakat dusun poka sebelum melanjutkan pembangungan drainase ini, Jangan lepas tanggung jawab”, ujar Kordinator aksi itu.
 
Sementara itu, sala satu warga kampung poka MJ, (32) saat bertemu dengan ranaka-news.com di Kampung poka Rabu, 6 mei 2020 sore menjelaskan kami sebagai warga kampung poka menolak pembuatan drainase karena pembuatan drainase ini tidak sesuai dengan gambar.
 
“Pak yang menjadi keluhan kami sebagai masyarakat disini yaitu pembuatan drainase ini tidak ada komunikasi sebelumnya dengan tokoh adat di kampung ini, tidak ada bahu jalan dan tanpa sepengetahuan TPK, hanya kepala desa sendiri dengan tukang”, Katanya.

Kepala Dusun Poka Selviana Tati, kepada media ini menjelaskan proses pembangunan Drainase di Dusun Poka keputusan sepihak kepala desa Golo Ncuang.
 
“Pak saya sebagai dusun disini saja tidak mengetahui proyek ini. betul-betul yang mengetahui proyek ini hanya kepala desa dengan tukang”, kata Selviana.
 
“Kami kemarin sempat diskusi dengan masyarakat dan minta kepala desa untuk hadir dalam diskusi kami, tetapi kepala desanya tidak datang dia (kepala desa) hanya mengutus dua aparatnya kesini”, ujar Selviana.

“Pak pada intinya yang menjadi keluhan kami disini pembuatan drainase ini tidak sesuai dengan gambar yang sudah di buat oleh tenaga teknis”, ungkap Selviana.
 
Lanjut Selviana, dalam gambarnya lebar bahu jalannya 50 cm, tetapi kenyataan yang terjadi tidak ada bahu jalannya pak, sehingga kami tahan tukang untuk tidak boleh melanjutkan pekerjaan ini sampai kepala desa datang kesini untuk merubah kembali dan harus sesuai dengan gambar”, tutup Selviana.
 

Reporter : Jimin efranto