Beranda COVID-19 Bupati Manggarai Resmikan Pengetatan Pelaku Perjalanan Perbatasan Manggarai dan Manggarai Barat

Bupati Manggarai Resmikan Pengetatan Pelaku Perjalanan Perbatasan Manggarai dan Manggarai Barat

214
0
RUTENG, RANAKA-NEWS.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai bersama Tim Gugus Percepatan Penangan Covid-19 resmikan pengetatan pembatasan barang dan orang dari luar wilayah Kabupaten Manggarai, Kamis (14/5/2020).
Pantauan Ranaka-News.com, sebelum Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH.MH melakukan peresmian penarikan tali portal yang bertanda resminya pengetatan kepada pelaku perjalanan antara wilayah Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Barat.
Akan digelar terlebih dahulu ritus adat ‘Tesi’ (memohon izin kepada leluhur dan alam yang menjaga tempat ini sekaligus memohon restu agar terhindar dari wabah ini) pada Pukul 18:00 Wita di Weri Pateng, Kecamatan Lelak yang merupakan wilayah perbatasan antara Kecamatan Lembor wilayah Kabupaten Manggrai Barat dan Ketang Lelak di wilayah Kabupaten Manggarai.

Bupati Manggari, Dr. Deno Kamelus, SH.MH kepada media menjelaskan, penutupan akses ini akan berlaku mulai malam ini Pukul 00.00 Wita. Keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat serta berkoordinasi dengan Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula.
“Pada proses pengetatan akses ini akan ditetapkan dalam bentuk instruksi dan tetap memberikan kelonggaran atau pengecualian bagi angkutan logistik Covid-19, angkutan barang, petani yang memiliki lahan di sekitar wilayah perbatasan, pelayanan sakramen minyak suci untuk umat di wilayah perbatasan, pers/wartawan, dan petugas Satgas Covid-19,” ungkap Deno.
Bupati juga akan memastikan bahwa pembatasan para pelaku perjalanan tersebut tersebut haruslah seoptimal mungkin terutama pada jalur utama seperti Jalan Raya Trans Flores Ruteng-Labuan Bajo.
“Oleh karena itu pastikan posko di perbatasan ini agar selalu stand by dan perketatkan penjagaan untuk bisa mengecek semua perlengkpan khususnya bagi para pelaku perjalanan,” tutupnya.
Diketahui acara kegiatan ritus adat ‘Tesi’ dan penetapan pengetatan orang dan barang atau pengetatan pelaku perjalan ini dihadiri oleh Bupati Manggarai, Deno Kamelus bersama tim gugus percepatan penangan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Sekda Manggarai, Dandim Kodim/1612, Kasat Polpp, Kadis BPBD, Kadis Perhubungan, Camat Lelak, Bhabinsa Kecamatan Lelak, Bhabinkhamtibmas yang berlokasi di Weri Pateng perbatasan antara Manggarai Barat dengan Manggarai. (Yhono Hande)