Beranda Berita Kota Kota Kupang Positif Covid-19 Terbanyak di Kecamatan Oebobo

Kota Kupang Positif Covid-19 Terbanyak di Kecamatan Oebobo

193
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali merilis data perkembangan data monitor harian kewaspadaan dini infeksi Covid-19 perhari ini Sabtu (16/5/2020), masih mengalami peningkatan di Kota Kupang, hal tersebut terlihat dari trend penyebaran yang kian bertambah.
Dari data pelaku perjalanan diketahui  berjumlah 2576 orang, yang terpantau 390 orang, dengan perincian orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 294 orang, selesai dipantau berjumlah 168 orang, dan yang sementara dipantau masih 126 orang.
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga hari ini berjumlah delapan (8) orang, telah dinyatakan sembuh tujuh (7) orang dan meninggal satu (1) orang. Sementara itu jumlah pasien yang terkonfirmasi positif hari ini dilaporkan bertambah satu (1) orang menjadi 15 orang.
Pasien tersebut saat ini dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Drs. Titus Ully. Delapan (8) orang lainnya juga masih dirawat, sembuh enam (6) orang dan meninggal satu (1) orang pada Selasa malam (12/5/2020) lalu.
“Dari data sebaran yang diperoleh dari Posko Covid-19 Kota Kupang, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berjumlah tujuh (7) orang merupakan warga Kecamatan Oebobo, Kecamatan Maulafa tiga (3) orang, Kecamatan Kota Raja dua (2) orang, dan masing-masing satu (1) orang di kecamatan lainnya,” ungkap Ernest.
Sementara Orang Dalam Pemantauan (OPD) di Kecamatan Maulafa sebanyak tujuh puluh empat (74) orang, Kecamatan Oebobo tujuh puluh (70) orang, Kecamatan Alak empat puluh empat (44) orang, Kecamatan Kelapa Lima empat puluh satu (41) orang, Kota Raja tiga puluh sembilan (39) orang dan dua puluh enam (26) orang di Kecamatan Kota Lama.
Tiga (3) orang PDP dari Kecamatan Maulafa, satu (1) orang dari Kecamatan Kota Lama dan masing-masing dua (2) orang dari Kecamatan Kelapa Lima dan Kota Raja.
Orang Tanpa Gejala (OTG) terpantau di Kecamatan Oebobo berjumlah dua puluh empat (24) orang, empat belas (14) orang di Kecamatan Alak, Kecamatan Maulafa dan Kota Raja masing-masing dua belas (12) orang, Kecamatan Kelapa Lima empat (4) orang serta Kecamatan Kota Lama tujuh (7) orang.
Total OTG di Kota Kupang berjumlah tujuh puluh tiga (73) orang, diantaranya empat (4) orang sudah selesai dipantau, sementara sisanya enam puluh sembilan (69) orang masih dalam pemantauan.
Seluruh data yang ditampilkan merupakan perbandingan dengan data per Jumat, 15 Mei 2020 yang diolah pukul 18.00 Wita oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang. Informasi lebih lanjut dapat diakses pada kupangkota.go.id dan covid19.nttprov.go.id atau menghubungi call center 081239940976.
Menyikapi perkembangan yang ada, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang berpesan bahwa virus dapat menyerang siapa saja, siapapun yang terserang baru menunjukan gejala dalam satu (1) hingga empat belas (14) hari.
Kita tidak pernah tahu apakah seseorang membawa dan menularkan virus atau tidak hingga ia ditangani secara medis.
Orang Tanpa Gejala (OTG) terlihat sehat bugar tapi bisa menularkan virus Corona.
“Oleh karena itu, tindakan diisolasi selama 14 hari, baik di rumah sakit, rumah atau lokasi lain bertujuan untuk memantau dan mengobati gejala-gejala yang muncul seperti demam, batuk atau sesak napas. Tinggal dirumah memang membutuhkan kesadaran dan kesabaran tiap-tiap orang,”ujar Ernest.
Mereka yang diisolasi biasanya mengalami kesepian dan kekhawatiran. Kita semua harus memahami bahwa tidak ada seorangpun yang menginginkan penyakit ini, terutama para penderita yang saat ini harus mengalaminya. Kita semua dapat mendukung para pasien dan keluarga dengan mencari tahu kebutuhan mereka dan membantu sejauh yang kita bisa.
“Berikan empati dan juga kasih sayang. Selain itu, kita semua harus dapat menjaga diri dan keluarga masing-masing dari penularan Covid-19 tentu dengan menerapkan protokol kesehatan yang selalu dianjurkan, baik di rumah, di tempat kerja, terutama ketika berada di tempat publik. Bersatu dan bekerja bersama kita pasti mampu melawan Covid-19 di NTT,” pintanya.(Humas Gutu)