Beranda Makassar Dinas PPO Mabar Bungkam Soal Dana Realisasi, Tarsisius: Kemana dan Bagaimana Data...

Dinas PPO Mabar Bungkam Soal Dana Realisasi, Tarsisius: Kemana dan Bagaimana Data Mahasiswa

358
0
MAKASSAR, RANAKA-NEWS.com – Menilik kembali pada surat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Kabupaten Manggarai Barat pertanggal 8 April dan 23 April 2020 dengan tujuan surat kepada kepala SMA dan Kepala Desa se-Kabupaten Manggarai Barat, mahasiswa Makassar asal Manggarai Barat angkat bicara.

Tarsisius Derson Wesa kepada Ranaka-News.com mengatakan hal tersebut terjadi perihal permintaan data mahasiswa aktif dan verifikasi data mahasiswa aktif oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Manggarai Barat dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) yang tak kunjung terealisasi sesuai tujuannya.
Wakil ketua bidang kajian Ilmiah GMNI Makassar melanjutkan adapun hal dari surat tersebut yaitu agar mahasiswa aktif dari Manggarai Barat mendapatkan bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam bentuk uang.
“Data mahasiswa aktif diminta oleh Dinas PPO Mabar dan sampai sekarang belum ada realisasinya. Kemana data tersebut, apakah sedang verifikasi?,” tegas Acik Wesa.
Oleh karena itu, Acik Wesa memperjelas serta mempertanyakan beberapa hal terkait dengan surat edaran Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO) Manggarai Barat, yakni;
1. Dinas PPO Mabar sedang menyuburkan kultus Bungkam terhadap data mahasiswa yg sudah diminta untuk keperluan penanganan Covid-19.
2. Kemana dan bagaimana tindak lanjut dari data mahasiswa yang sudah diminta? haruskah PPO Mabar Calm?
3. Alasan yg selalu didapat ketika ditelisik informasi prihal data tersebut, maka jawabannya data sedang diverifikasi, benarkah sedang diverifikasi?
4. PPO Calm, apakah data tersebut sebagai pelengkap pengajuan dan permohonan untuk mendapatkan anggaran bantuan Covid-19 bagi mahasiswa? jika iya, apa langkah real yg dilakukan Dinas PPO Mabar yang masih Bungkam, datanya entah kemana?
5. sebagai keinginan bersama bahwasanya data tersebut sekiranya tidak disalahgunakan dalam masa pandemik ini.
Pemerintah Manggarai Barat melalui Dinas PPO dan tentunya berkoordinasi dengan dinas sosial untuk segera merealisasikan anggaran Jaringan Pengaman Sosial (JPS) bagi mahasiswa yang sudah diminta datanya. Calm dan Bungkam terhadap data tersebut bukan solusi terbaik. Transparansi pengelolaan dan pemanfaat anggaran JPS penanganan Covid-19 sangat penting, pungkasnya. (Markus Kari)