Beranda Berita Kota Menteri Pertanian RI Beri Dukungan Bagi Pengembangan Pertanian di NTT

Menteri Pertanian RI Beri Dukungan Bagi Pengembangan Pertanian di NTT

87
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Dr. Syahril Yasin Limpo dan rombongan direncanakan tiba di Kupang dalam rangka kunjungan kerja di Provinsi NTT.
Kepada media, Kamis (28/5/2020), Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si mengatakan kehadiran Bapak Menteri di NTT adalah untuk memback-up atau mensuport pembangunan pertanian.
“Pemprov NTT menyampaikan selamat datang untuk Pak Menteri Pertanian beserta rombongan,” ungkap Dr. Ardu Jelamu kepada pers.
Dijelaskan Marius, kehadiran Menteri Pertanian RI di NTT, ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19, sesungguhnya untuk memberi inspirasi dan semangat kepada seluruh masyarakat NTT.
“Kehadiran Pak Menteri dan sejumlah pejabat tentu memberikan motivasi yang sangat berharga untuk para petani dan peternak kita di seluruh NTT,” jelas Marius.
Serangkaian kegiatan Menteri Pertanian, sebut mantan Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT antara lain : pada Jumat (29/5/2020) di halaman Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT sekaligus mengunjungi Toko Tani Indonesia Center (TTIC); mengunjungi lokasi traktor sekaligus menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsinta) secara simbolis dari Menteri Pertanian ke Gubernur NTT.
Setelah menyerahkan bantuan Alat Mesin Pertanian dilanjutkan menuju Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur,. Kabupaten Kupang; pelepasan container jagung (2 kontainer 42 ton) ke Surabaya; penyerahan bantuan secara simbolis oleh Menteri Pertanian ke kelompok tani, berupa benih jagung hibrida dan jagung komposit serta bawang merah; penanaman jagung lamuru serta pertemuan dengan kelompok tani.
“Agenda Menteri Pentanian di NTT ini sangat singkat. Nantinya seusai makan siang Pak Menteri Pertanian dan rombongan langsung bertolak kembali ke Jakarta,” ucap Marius.
Pertanian dari subsistem ke pertanian moderan, kata Marius, sangat membantu masyarakat NTT untuk meningkatkan stok pangan yang ada di masyarakat termasuk untuk keperluan secara keseluruhan di NTT.
“Kehadiran Bapak Menteri memberi signal yang positif untuk para petani, peternak, dan para nelayan kita untuk mulai beraktivitas secara normal kembali,” ujar Marius
Marius menambahkan “Meski tata kelola pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan di Provinsi NTT akan dibuka secara resmi per 15 Juni 2020”. (Valeri Guru/Tim RN)