Beranda Daerah New Normal, Paroki Ri’i Gelar Perayaan Ekaristi Seperti Biasa

New Normal, Paroki Ri’i Gelar Perayaan Ekaristi Seperti Biasa

300
0
Petugas Medis Memandu Umat Gereja Paroki Santo Padua Ri'i Yang Akan Mengikuti Perayaan Ekaristi ( Foto : Jimin Efranto/ranaka-news.com)
RUTENG, RANAKA-NEWS.com – Memasuki masa New Normal, perayaan ekaristi kembali digelar di Gereja Paroki Santo Padua Ri’i, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Minggu (14/06/2020).
Saat dihubungi ranaka-news.com via aplikasi pesan whatsapp Pastor Paroki Ri’i, Romo Rofinus Abun menyampaikan bahwa perayaan ekaristi digelar seperti biasa.
“Hari ini saya umumkan kepada seluruh umat yang hadir maupun yang tidak, untuk mengikuti liturgi perayaan ekaristi seperti biasa dengan prosedur protokol kesehatan,” katanya. “Sudah ada surat edaran dari Keuskupan Ruteng,” lanjutnya lagi.
Petugas Medis dari Puskesmas Beamese Mengukur Suhu Tubuh Umat di Halaman Gereja Paroki Santo Padua Ri’i (Foto : Jimin Efranto/ranaka-news.com)
Disamping itu, Romo Rofinus juga meminta kepada tenaga medis Puskesmas Beamese agar umat diukur suhu tubuhnya, cuci tangan serta menggunakan masker sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Corona Virus Desease 19 atau Covid-19.
“Posisi duduk didalam gereja wajib mengikuti protokol kesehatan yaitu menjaga jarak, sehingga perayaan ekaristi bisa berjalan dengan baik,” tegasnya. “Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh umat agar tetap mengikuti perayaan ekaristi setiap hari minggu,” tambahnya lagi.
Suasana Saat Perayaan Ekaristi di Paroki Santo Padua Ri’i (Foto : Jimin Efranto/ranaka-news.com)
Terpisah, Pjs. Desa Beamese, Anggalus Mon mengajak kerja sama dengan pihak puskesmas untuk tetap mengukur suhu tubuh setiap umat yang mengikuti ibadah.
“Kemarin kami dari pihak pemerintah desa sudah melakukan penyemprotan disinfektan disekeliling gereja dan didalam gereja bersama tenaga kesehatan Puskesmas Beamese,” terangnya.
“Karena setiap kegiatan perayaan ekaristi ini selalu dipantau oleh gugus tugas, untuk memastikan apakah mengikuti protokol kesehatan atau tidak?,” tutup Anggalus.

Laporan : Jimin Efranto

Editor : Vincent Ngara