Beranda COVID-19 Sumba Barat Masuk Zona Merah, Ini Penjelasan Bupati Niga Dapawole

Sumba Barat Masuk Zona Merah, Ini Penjelasan Bupati Niga Dapawole

246
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com – Kabupaten Sumba Barat akhirnya menjadi zona merah Covid-19. Hal itu menyusul adanya 4 (empat) pasien yang dinyatakan positif terjangkit Coronavirus atau Covid-19 yang sementara ini diisolasi di RSUD Waikabubak.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole saat memberikan keterangan pers pada Senin, (29/6/2020) di RSUD Waikabubak.
Sebanyak 50 sampel swab yang dikirim ke Laboratoriu Biomolukuler RSUD Prof W.Z. Yohanes Kupang, ada 46 sampel swab yang negatif sedangkan ada 4 sampel swab yang terkonfirmasi positif Covid-19, dari 4 (empat) pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berasal dari Kecamatan Kota Waikabubak.
Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumba Barat agar jangan panik, selalu menggunakan masker saat hendak keluar rumah, cuci tangan, tetap jaga jarak.
“Saya minta kepada TNI/Polri, Pol PP untuk tetap melakukan patroli, apabila terdapat warga yang masuk ke Kota Waikabubak tidak menggunakan masker maka akan dikembalikan ke tempat asalnya. Sekali lagi saya minta kepada masyarakat agar selalu menaati protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker,” ungkap Niga.
Sementara itu, juru bicara Covid-19 Kabupaten Sumba Barat, drg. Bonar Sinaga mengatakan bahwa sebanyak 30–50 orang yang kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.
“Dari hasil pantau ada 30–50 orang yang berkontak langsung dengan pasien positif Covid-19 dan hari ini juga puskesmas penanggungjawab melakukan tracking kepada Pol PP, kerabat, keluarga dan handai tolan,” pungkas Bonar. (YB)