Beranda COVID-19 Reaktif Hasil Rapit Test, Dua Pedagang di Pasar Ruteng Dikarantina

Reaktif Hasil Rapit Test, Dua Pedagang di Pasar Ruteng Dikarantina

229
0
Jubir Gutu Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabuapeten Manggarai, Lodovikus D. Moa, S. Kep., M.Sc
RUTENG, RANAKA-NEWS.com – Sebanyak 185 orang yang dilakukan Rapid Test di tiga lokasi yakni: Pasar Puni, Pasar Inpres Ruteng, dan Terminal Mena, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (10/7/2020).
Kepada media melalui Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Lodovikus D. Moa pada konferensi pers di Ruangan Media Center (Kantor Bupati Manggarai) Sabtu (11/7/2020), Ia menyebut pemeriksaan tersebut dengan rincian; di Pasar Puni sebanyak 48 orang, Pasar Inpres Ruteng 100 orang, dan di Terminal Mena sebanyak 37 orang.
“Dari pemeriksaan di tiga lokasi itu, yang reaktif ada dua orang berlokasi di Pasar Inpres Ruteng, pertama berinisial R, adalah seorang perempuan yang berusia 37 tahun asal Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia merupakan pedagang sembako, dan Pada saat ini R berstatus belum berumah tangga. Pedagang sembako ini sudah lama menetap di Ruteng, dan selama ini tidak melakukan perjalanan kemana-mana beberapa bulan terakhir,” tuturnya.
Lanjut dia, sementara pasien kedua berinisial M, merupakan seorang perempuan berusia 52 tahun, Ia adalah pedagang emas yang sudah berumah tangga asal Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel).
“M yang saat ini sedang hamil, kurang lebih 3 minggu yang lalu dihitung sejak tanggal 10 Juli baru saja pulang dari Jeneponto,” tambahnya.
Dirinya melakukan perjalanan bersama suami dan 2 orang anggota keluarganya. “Pihak kami telah melakukan rapid test kepada suami dan 2 orang anggota keluarganya, namun hasilnya non-reaktif,” kata Lody.
Menurut Lody, dalam keterangan M, sebelum berangkat dari Jeneponto, mereka telah melakukan rapid test, dan hasilnya pun non reaktif.
“Saat ini R dan M telah melakukan karantina mandiri di Rumah masing-masing. Untuk diketahui kami telah mengirim kedua sampel swab ke Rumah Sakit W.Z Johanes Kupang pada Jumat 10 Juli 2020. Dan untuk sampel keduanya, dikirim bersama 5 sampel lainnya yaitu sampel swab milik KFJ, PRJ, MSN, NYL, dan DEG,” tutupnya. (Yhono Hande)