Beranda Regional IMO Sudah Dibubarkan Pendiri

IMO Sudah Dibubarkan Pendiri

85
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com- Ikatan Media Online (IMO) memiliki kenangan istimewa di mata Ketua Umum DPP Media Online Indonesia (MOI) Rudi Sembiring Meliala. Dalam hajatan puncak Pelantikan Badan Pengurus Media Online Indonesia (MOI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Rudi Sembiring sebagai Ketua Umum MOI, dalam sambutannya beberkan bahwa organisasi Ikatan Media Online (IMO) telah dibubarkan dan sebagai gantinya adalah Media Online Indonesia (MOI).
Hal ini disampaikan dalam pidatonya di Hotel Swis-Belin Kristal Kupang, Sabtu, 11/7/2020.
“Saya bangga dan bahagia akhirnya terbentuk dan bisa dilantik, Pengurus Media Online Indonesia (MOI) untuk Provinsi NTT,” Ungkap Ketua Umum Media Online Indonesia, Rudi sembiring Meliala, saat menyampaikan sambutannya pada acara Pelantikan Badan Pengurus DPW MOI NTT.
Rudi Sembiring juga berharap agar MOI di NTT, dapat berkembang sampai keseluruh kota dan kabupaten.
“Disini saya perlu jelaskan apa itu Media OnLine, Media OnLine ini adalah sebuah organisasi yang sudah berbadan hukum yang berbentuk perkumpulan, jadi perkumpulan media online Nusantara, yang disingkat Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI). Ini adalah tempat berkumpulnya perusahaan- perusahan Media OnLine, jadi jelas bahwa organisasi ini, bukanlah organisasi profesi, ini bukan organisasi wartawan, misalnya wartawan itu ada organisasi seperti PWI, AJI, dan lainya, tapi Media Online Indonesia adalah perkumpulan organisasi perusahaan- perusahaan media online di Indonesia,” tandas Rudi Sembiring.
“Latar belakang organisasi ini didirikan pada tahun 2018 dan untuk tahun ini akan merayakan ulang tahun yang kedua, walaupun sebenarnya gerakan ini dimulai tahun 2017. Awalnya kita dirikan organisasi  media yang namanya, Ikatan Media Online (IMO) pada saat itu saya sebagai Ketua Dewan Pendiri,  oleh karena ada masalah internal akhirnya Ikatan Media Online Indonesia (IMO) kita “Bubarkan” dan selanjutnya kita dirikan organisasi  perusahaan media baru dengan nama perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) dan lagi – lagi saya terpilih sebagai Ketua Dewan Pendiri dan juga sebagai Ketua Umum yang pertama,” ungkap Rudi Sembiring.
Meliala juga sedikit memberikan alasan bahwa mengapa perkumpulan (MOI- red) ini didirikan?. “Tadi pak Ketua Panitia Franz Maksi dalam pengantar laporannya mengatakan, bahwa ada sekitar 43.300 media online di Indonesia dan yang sudah terdaftar dan verifikasi sedikitnya ada 2.200 media, dengan kata lain bahwa pertumbuhan media online di Indonesia ini sangatlah luar biasa seperti “jamur dimusim hujan, “tutur Meliala. (MK/Tim RN)