Beranda Daerah Tukang Galon Ditikam, PMM Minta Kapolda Sulsel Usut Tuntas

Tukang Galon Ditikam, PMM Minta Kapolda Sulsel Usut Tuntas

42
0
RUTENG, RANAKA-NEWS.com- Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Manggarai (PB PMM) mengutuk keras tindakan penganiayaan  yang merenggut nyawa seorang pengantar Galon yang berasal dari Kabupaten Manggarai, Provinsi NTT, di jalan dg. Tata 1, Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (15/09/2020) sore.
Hanif Camar selaku ketua umum PMM kepada ranaka-news.com, melalui pesan WhatsApp pribadinya mengatakan, PMM menilai tindakan penganiayaan itu sudah direncanakan oleh pelaku, dan harus di usut tuntas sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
“Pada tanggal 14 hari Senin kami mendapatkan kabar dari teman Manggarai yang berada di Makassar kalau saudara kami telah menjadi korban penganiayaan di jalan dg. Tata 1. Tamalate, yang mengakibatkan saudara kami harus kehilangan nyawa nya saat sedang mencari nafkah disana. Jelas dalam vidio cctv pelaku sudah merencanakan niat nya untuk menghabisi nyawa korban, karena ketika korban datang pelaku langsung memukul lalu mengeluarkan badik dari pinggang nya dan menusuk korban.” tutur Hanief selaku ketua umum PMM.
Hanief juga berharap untuk meminta pihak kepolisian terutama pada Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Merdisyam, M.Si agar secepatnya menangani kasus penganiayaan yang menghilangkan nyawa saudara (M) dan menghukum pelaku sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
“Kami berharap kepada pihak penegak hukum terlebih kepada Kapolda Sulsel agar segera  menindaklanjuti kasus ini dengan cepat dan menghukum pelaku sesuai hukum yang berlaku sebagai bentuk pengaplikasian terhadap tribrata kepolisian indonesia,” tutup Hanief. (YH/ Tim RN)

 

 

Komentar