Beranda Hukum Kriminal Januari Hingga Oktober, BNNP NTT Berhasil Tangani 4 Kasus Narkoba dengan 7...

Januari Hingga Oktober, BNNP NTT Berhasil Tangani 4 Kasus Narkoba dengan 7 Orang Tersangka

33
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com- Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Januari hingga Oktober 2020 berhasil tangani 4 (empat) kasus Narkoba dengan 7 (tujuh) orang tersangka.
“Tujuh tersangka tersebut merupakan pelaku penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Obat-obatan terlarang (Narkoba),” Hal ini disampaikan Kepala BNNP NTT, Brigjen Pol Teguh Imam Wahyudi didampingi  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemberantasan  BNNP NTT, Juliana Beribe, S.H dan Kabag Umum BNNP NTT, Anwar Gemar, S.Sos saat konferensi pers, di Aula Kantor BNNP NTT, Kamis (8/10/2020).
Dijelaskan Brigjen Pol Teguh Imam Wahyudi bahwa sesuai ketentuan dari pusat, “Kami diminta untuk menyelesaikan enam Laporan Kasus Narkotika (LKN). Dari target tersebut, BNNP telah menyelesaikan empat LKN dengan jumlah tersangka sebanyak 7 (tujuh) orang. Ketujuh tersangka tersebut berinisial IS, AS, DS, NS, LR, dan DT yang berjenis kelamin laki-laki dan seorang perempuan berinisial AL. Mereka ditangkap selama kurun waktu Januari hingga Oktober 2020 dengan wilayah peredaran di Kabupaten Belu, Kota Kupang, Sikka dan Timor Tengah Selatan (TTS),” ujar Brigjen Pol Teguh.
Lebih lanjut kata Brigjen Pol Teguh, dari ketujuh tersangka itu ditemukan barang bukti berupa Sabu-Sabu seberat 0,5885 gram, Tembakau Brazil 5 gram dan barang bukti non narkotika berupa 3 buah ponsel. Ketujuh tersangka tersebut dikenakan pasal 114, 112, 127 undang-undang 35 tahun 2009.
“Empat tersangka sudah dilakukan proses hukum yang saat ini dalam tahap penyidikan  (P-21), sedangkan 3 (tiga) karena tidak cukup bukti hanya dilakukan rehabilitasi,” tambah  Brigjen Pol Teguh.
Kata Brigjen Pol Teguh Teguh, ketiga tersangka yang dilakukan rehabilitasi itu saat dilakukan penangkapan tidak ditemukan BB, tetapi dari hasil tes urine mereka dinyatakan positif dan hanya sekedar pengguna bukan pengedar.
Harapannya  agar ke depan semua pihak menyatukan langkah dan bergandengan tangan bersama-sama  dengan melakukan langkah-langkah strategis dan efektif guna memerangi penyalagunaan narkoba.
Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Pemberantasan BNNP NTT, Yuliana Beribe menyampaikan rincian pengungkapan kasus peredaran narkoba di NTT terdiri dari, kasus pertama di Kabupaten Belu pada April 2020, Kota Kupang pada Juni 2020, Sikka pada Juli 2020, Timor Tengah Selatan (TTS) Agustus 2020 dan hasil pengembangan kasus di TTS yang ditangkap di Gresik, Jawa Timur pada September 2020. (MD)

 

Komentar