Beranda Politik PKB NTT Lakukan Konsolidasi Menangkan Pilkada Mendatang dan Pileg 2024

PKB NTT Lakukan Konsolidasi Menangkan Pilkada Mendatang dan Pileg 2024

65
0
KUPANG, RANAKA-NEWS.com- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan konsolidasi  untuk memenangkan Pemilihan Kepala Daerah  (Pilkada) Serentak tahun 2020 di 9 (Sembilan) Kabupaten se- NTT dan melakukan persiapan menuju Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2024 mendatang.
“Untuk meningkatkan dan memperbaiki kinerja  Partai di Provinsi  (DPW) dan DPC kita akan obati apabila ada yang sakit dan akan dipotong bila sudah tidak bisa diobati. Semua semata-mata untuk persiapan PILKADA 2020 dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024,” kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB Ahmad Imam Syukri, kepada awak media usai membuka kegiatan Monitoring Laporan Evaluasi Kinerja Partai PKB NTT, berlangsung  di Hotel Neo Aston Kupang,  jumat (23/10/2020).
Menurut Imam, Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Partai PKB yang berlangsung tanggal 23-24 Oktober 2020 tersebut merupakan kesempatan untuk melakukan konsolidasi partai.
“Melalui kegiatan ini kita lakukan konsolidasi pengurus dan memberikan vitamin tambahan bagi semua DPW dan DPC PKB NTT agar siap menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 dan Pemilihan Legislatif  (Pileg) ) tahun 2024 mendatang,” ungkapnya.
Konsolidasi atau penguatan struktur partai dapat dilakukan serentak bersamaan dengan momen Pilkada  tahun 2020 di NTT. Akan ada sekitar Sembilan Daerah yang akan melakukan Pilkada.
“Dari 9 (sembilan) Pilkada tersebut , ada 6 (enam) kader PKB yang mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati. Berharap ke 6 calon dari PKB tersebut bisa menang ,” harap Ketua DPP PKB, Imam Syukri Bidang Komunikasi dan Informasi Teknologi itu.
Untuk memenangkan Pilkada, Ia meminta agar semua Anggota Partai dan Kader-Kader  PKB; baik DPW maupun DPC bekerja serius dan maksimal.
“Apabila ditemukan ada DPC yang tidak serius, maka akan ditegur dan diberi peringatan dan apabila ada anggota DPRD yang tidak serius kerja dalam Pilkada  atau yang bermain dua kaki dan tidak loyal pada partai  akan diberikan sanksi,” tegasnya.
Ia menambahkan perolehan kursi PKB NTT mengalami peningkatan signifikan di Pemilu  2019 dengan adanya perolehan dua kursi  DPR RI. Peningkatan tersebut sejalan dengan peningkatan perolehan kursi di DPRD Provinsi maupun Kabupaten.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB NTT, Yucundianus Lepa menjelaskan pada Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019, PKB NTT berhasil meraih  2 (dua) kursi  di DPR RI dan 7 (tujuh) kursi di DPRD Provinsi  dan 73 (Tujuh Puluh Tiga) kursi  di DPRD Kabupaten /Kota se-NTT. Dari  9 (Sembilan) Pilkada serentak di NTT 9 Desember  2020 mendatang, ada 6 (Enam) kader terbaik PKB yang diusung menjadi calon Wakil Bupati.

Menurutnya, kegiatan monitoring dan Evaluasi Partai PKB yang berlangsung tersebut dimanfaatkan oleh semua kader dan struktur pengurus PKB NTT untuk mengevaluasi diri, melihat sejauh mana keberhasilan dan kegagalan serta kekurangan partai PKB di NTT selama Pemilu 2019 lalu.
“Kita harus menggunakan kesempatan ini untuk mengevaluasi diri, ibaratnya, kita harus sapu dan bersih-bersih. Kita gunakan kesempatan ini untuk mengevaluasi  apa yang membuat kita berhasil . sejauh mana keberhasilan kita. Apa kekurangan kita;  apa kegagalan kita dan dimana kegagalan itu agar bisa dibenahi,” ujar Yucun.
Ia menegaskan apabila sesuai data dan fakta di lapangan ada yang melanggar perintah partai maka pasti akan ditindak. Termasuk sanksi pemecatan terhadap kader- kader yang tidak loyal.
“Mengenai pemecatan kader, itu urusan DPP pusat. DPW PKB hanya mengusulkan nama saja,” katanya.
Sementara itu,  Ketua Panitia, Yohanes Rumat mengatakan dalam menghadapi  Pemilihan Legislatif 2024 dengan Pilkada Serentak  9 Desember 2020 mendatang,  PKB prinsipnya siap selalu dan kapan saja sehingga seluruh struktur, simpatisan diarahkan untuk bersiap diri.

“Sehingga untuk menang butuh arahan, butuh pikiran bersama, butuh ilmu-ilmu baru, sehingga Monitoring Laporan Evaluasi ini bagian yang yang sangat penting penentuan kemenangan di Pilkada dengan Pileg 2024. Sesuai arahan DPP, arahan DPW, Panitia menyinkronkan hal tersebut,” ujar Sekretaris Komisi  V DPRD Provinsi NTT itu.
Anggota DPRD  Provinsi  Dapil IV (Manggarai Raya) itu  harapannya PKB lebih dekat dengan masyarakat. Dan seluruh kader PKB butuh kerja keras untuk meyakinkan  bahwa PKB secara institusi itu harus besar dimana-mana.
Sedangkan  secara pribadi kata Hans, harus punya jiwa militansi. “Kalau dia (Kader) punya jiwa militansi, maka apapun tujuannya akan tercapai,” tandasnya.
Hadir pada kegitan ini dari DPP, semua pengurus DPW, dan Ketua, Sekretaris DPC PKB dari 22 Kabupaten/ Kota se-NTT. (MD)

 

 

 

Komentar