Beranda Pendidikan Mahasiswa UNTAG Surabaya Gelar KKN di Desa Rana Kulan Matim

Mahasiswa UNTAG Surabaya Gelar KKN di Desa Rana Kulan Matim

25
0
BORONG, RANAKA-NEWS.com – Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bagian dari proses belajar seorang Mahasiswa untuk mencapai titik puncak kebersihan meraih gelar sarjana. Kali ini datang dari Mahasiswa Universitas  17 Agustus 1945  Surabaya.
Silvanus Langkarten salah seorang Mahasiswa peserta KKN dari Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya mendapat wilayah kegiatan KKN di Desa Rana Kulan, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur  (NTT).
Seperti dikisahkan Silvanus sapaan akrabnya, kepada media ini bahwa  Kuliah Kerja Nyata (KKN) ditetapkan dari kampus selama waktu satu bulan kedepan, terhitung sejak 7/12/2020 lalu, hingga 7/01/2021 mendatang.
 Ia mengurai, kegiatan itu dimulai sejak 7 Desember 2020 lalu di wilayah Desa Rana Kulan.  Oleh pemerintah Desa setempat ia diterima secara resmi.
Silvanus menjelaskan, KKN di wilayah Desa Rana Kulan justru sangat menarik. Dimana selama menggelar  kegiatan disini tentu banyak memberikan teladan yang baik kepada masyarakat dan segenap Pemerintah Desa.
Ia mengatakan, banyak hal yang tentunya memberikan pendidikan kepada masyarakat ditengah situasi pandemi Covid-19 ini.
Lebih merujuk pada standar protokol kesehatan, mulai dari pembuatan keran air (saran cuci tangan) dititik tertentu, seperti di rumah ibadah, Sekolah dan di sarana umum lainnya.
Selain itu kata dia, pada 19 Desember 2020 lalu, melakukan penyemprotan disinfektan di rumah – rumah warga, serta mengajarkan warga cara mencuci tangan yang baik dan benar.
Tak hanya itu, ia menjelaskan pada saat perayaan Natal 25 Desember 2020 lalu, juga melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 dengan cara membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada setiap umat Khatolik yang hadir merayakan misa Natal di Gereja. Ini semua bentuk dukungan kami dalam memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19.
Pihaknya berharap, semoga pengetahuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga Desa Rana Kulan untuk terus berperang mengatasi penyebaran wabah Covid-19. “Selalu menggunakan masker, jaga jarak serta budayakan mencuci tangan sebelum dan sesudah melakukan aktivitas apa pun,”  pintahnya.
Sementara itu Kepala Desa Rana Kulan, Fransiskus Sanjay mengapresiasi atas kunjungan para Mahasiswa KKN di wilayah Desanya itu.
“Saya atas nama Pemerintah Desa Rana Kulan mengapresiasi dan menyampaikan terimakasih kepada para Mahasiswa KKN yang sudah memberikan pendidikan gratis kepada kami. Tentunya ini sangat bermanfaat bagi kami,” ucapnya.          #KitaUntagSurabaya .
#UntukIndonesia.
 #UntagSurabayaKeren.
#EcoCampus.
#KampusKompete. (EM)