Beranda Politik MUSWIL DPW PKB NTT, Gubernur: PKB Bukanlah Pemain Baru Dalam Pembangunan Politik...

MUSWIL DPW PKB NTT, Gubernur: PKB Bukanlah Pemain Baru Dalam Pembangunan Politik di Tanah Air

58
0
MUSWIL DPW PKB NTT secara virtual berlangsung di Hotel Aston Kupang, Sabtu 16/1/2021). (Foto: Thildis/ranaka-news.com)
KUPANG, RANAKA-NEWS.com- Musyawarah Wilayah (MUSWIL) ke-VI Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi  Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan sarana atau kesempatan untuk memutuskan dan menetapkan kiprah dan peran partai kedepan dalam berpartisipasi untuk pembangunan bangsa dan negara, khususnya di daerah Nusa Tenggara Timur.
Kaderisasi dalam organisasi adalah hal yang penting, untuk itu Musyawarah Wilayah ini setidaknya melahirkan juga kader-kader partai yang militan yang bekerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas bagi pembangunan daerah dan nasional.
Demikian kata sambutan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang diwakili Staf Ahli Bidang Politik  dan Pemerintahan, Drs. Samuel Pakereng, M. Si dalam kegiatan Musyawarah Wilayah ke- VI Dewan Pengurus Wilayah  Partai Kebangkitan Bangsa Nusa Tenggara Timur dengan Tema ’Penataan dan Penyeragaman Masa Bhakti Kepengurusan’, di Hotel Aston Kupang, Sabtu (16/1/2021).
Menurutnya PKB sejak Orde Baru telah turut berpartisipasi di dalam membangun bangsa dan negara serta daerah NTT tercinta dengan menempatkan wakil rakyatnya untuk duduk dalam lembaga perwakilan rakyat melalui Pemilihan Umum. Dengan demikian ‘PKB Bukanlah Pemain Baru Dalam Pembangunan Politik di Tanah Air’.
“Kita tidak menutup mata atas berbagai prestasi yang selama ini telah dicapai oleh PKB dalam membangun etika dan budaya politik di lingkungan masyarakat,” akuinya.
Ia mengatakan, Hasilkan program-program kerja partai yang produktif untuk mendukung pembangunan nasional dan daerah. Bangun etika dan budaya politik di Nusa Tenggara Timur dengan menciptakan iklim politik yang santun sebagai bagian dari pelajaran untuk generasi kita kedepan.
“Saat ini kita masih menghadapi pandemi covid-19 yang terus mengancam keselamatan hidup manusia.  Kita harus tetap berdisiplin pada penerapan protokol kesehatan, tinggalkan kebiasaan lama dan harus  bisa beradaptasi dengan kehidupan baru. Dunia betul-betul sudah berubah. Mencoba bertahan dengan perilaku lama hanya akan membuat kita tertindas oleh perubahan itu sendiri. Perubahan sangat nyata dihadapan kita, maka tidak ada pilihan lain, selain menjadi bagian dari perubahan itu.  Waktu terus berubah dan kita harus berubah didalamnya. Oleh sebab itu, menghadapi kondisi ini  yang harus berubah adalah mindset kita,” tandasnya.
Pandemi boleh saja membatasi ruang gerak, namun semangat dan kerja keras serta peningkatan kinerja kita harus terus tetap maksimal.
“Saya mengajak kita semua untuk bisa merubah Provinsi ini menjadi lebih sejahtera dan lebih maju lagi di waktu yang akan datang,” harapnya.
Gubernur Viktor diakhir kata sambutan tertulisnya, menyampaikan “atas nama pemerintah dan masyarakat NTT, saya menyampaikan Selamat melaksanakan dan mengikuti Muswil ke-VI DPW PKB NTT Tahun 2021 ini,  semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa menyertai  dan memberkati segala usaha dan karya kita sekalian,” ucap Gubernur VBL.
Sementara Ketua DPW PKB NTT, Ir. Yucundianus Lepa, M.Si mengatakan, dalam hajatan Muswil kali ini pasti masing-masing kita, pasti ada perbedaan.  Jangan kita pertajam perbedaan, jika kita ingin pertajamkan perbedaan hasilnya adalah kehancuran.
 “Perbedaan itu memang sudah dari sononya tidak usah kita cari perbedaan, mari dalam perbedaan itu kita cari bersama. 20 tahun lebih saya memimpin PKB, sekarang PKB  sudah luar biasa. Dulu waktu awal, yang hadir dalam pertemuan Muswil pertama PKB itu jumlahnya hanya 16 orang. Kursi di DPR Cuma 2. Proses ini membuat kita punya semangat juang yang tinggi dari 2 kursi DPRD Kabupaten Kota dan sekarang sudah jadi 73 kursi. Sekarang 7 kursi di DPRD Provinsi dan 2 Kursi di DPR RI. Untuk itu, selaku Ketua DPW PKB NTT, tidak ada kata lain selain ucapan limpah terima kasih bahwa kerja-kerja kita bersama bukan kerja perorangan tetapi kerja kebersamaan kita. Kerja teman-teman di DPC, kerja teman-teman di PAC,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua DPW PKB  NTT terpilih, Aloysius Malo Ladi,SE menurutnya MUSWIL yang digelar terbagi atas dua agenda yaitu, penandatangan Surat Keputusan (SK) dan penataan struktur pengurus.
“MUSWIL ke-VI DPW PKB NTT ini tidak ada dinamika sebab pemilihan Ketua DPW PKB NTT kali ini berdasarkan hasil evaluasi, monitoring kinerja dan penilaian-penilaian oleh tokoh agama, tokoh politik serta tokoh masyarakat. Setelah itu baru di rekomendasikan ke DPP untuk menentukan. Puji Tuhan sampai dengan pengambilan sumpah serta janji MUSWIL kali ini berjalan dengan baik sesuai dengan rencana dan harapan selama ini,” ungkapnya.
Kemenangan Pilkada di 5 Kabupaten  pada 2020 lalu, kata Wakil Ketua DPRD Provinsi itu, sebagai Ketua DPW PKB NTT terpilih, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mempercayakan wakil dari PKB menjadi Kepala Daerah. Lima (5) Kabupaten tersebut yaitu Kabupaten Manggarai, Kabupaten Ngada, Kabupaten TTU, Kabupaten Belu dan Kabupaten Malaka.
Harapannya  agar kader-kader PKB yang sudah dipercayakan mengedepankan kemanusiaan sesuai amanat partai, dan lebih mengutamakan kepentingan rakyat.
Partai PKB juga sangat  optimis, bahwa pada tahun politik  2024 mendatang, PKB akan mengirimkan kader-kader terbaik PKB di semua lini; baik itu Kepala daerah, DPRD, DPR RI. Bahkan sampai pada tahap pemilihan Presiden, PKB berkomitmen mendukung penuh Ketua DPP Muhaimin  Iskandar sebagai calon Presiden Republik Indonesia,” imbuhnya.
Hadir pada MUSWIL ke-VI DPW PKB NTT tersebut, Ketua DPP PKB Faizal Riza Anggota DPRI, Tenaga ahli DPP Rois Habibi dan Rizki Topananda, Ketua Dewan Shuro, Ketua Dewan Tanfids DPW PKB NTT, Ketua DPC PKB se-NTT, Anggota DPRD PKB Kota/ Kabupaten, Sekretaris Partai Nasdem Aleks Ofong, perwakilan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) NTT, Pdt. Faddy  Pakh, S.Th, Ketua Muslimat NU NTT, Ketua PWNU NTT, Media. (MD)