Beranda Bisnis Kreatif Mahasiswa IKTL Kelola Sampah Jadi Tempat Pena dan Celengan

Kreatif Mahasiswa IKTL Kelola Sampah Jadi Tempat Pena dan Celengan

64
0
LARANTUKA, RANAKA- NEWS.com- Pembelajaran kewirausahaan pada semua program studi di Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL) untuk memiliki jiwa wirausaha mahasiswa menjadi manusia yang kreatif dan inovatif dalam bidang tugas yang akan dijalankannya setelah lulus nanti. Dengan demikian, mahasiswa bisa mandiri dan menciptakan lapangan pekerjaan baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain.
Brigita Elisabet KR. Uran, SE.,M.M. mengatakan kurikulum  pada semua program studi di IKTL untuk mempersiapkan mahasiswa agar memiliki jiwa wirausaha, sehingga diberikan ruang untuk menyalurkan  ide-ide kreatifnya  dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitarnya untuk menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan bernilai jual.
“Bahan baku untuk menghasilkan produk-produk tersebut terutama merupakan bahan-bahan bekas pakai atau limbah yang sudah tidak digunakan lagi,” kata Brigita Kepada media sabtu, 13 Maret 2021.
Lanjut Brigita, untuk memanfaatkan  limbah, para mahasiswa juga belajar bagaimana mengatur modal usaha untuk membiayai proses produksinya dan mengelola penghasilan yang diperoleh agar usahanya tetap berkelanjutan sehingga tidak berhenti pada jenjang pendidikan.
Sementara setelah produk dihasilkan maka para mahasiswa harus menjual produk tersebut ke pasaran dengan tujuan untuk memperoleh penghasilan dan memperkenalkan produk mereka ke masyarakat.
“Masing-masing mereka diberikan target untuk menjual produk sesuai harga yang ditetapkan. Terkadang mereka harus mengalami kekecewaan ketika produknya tidak laku terjual akan tetapi mereka tetap semangat dalam mencapai target penjualan masing-masing. Salah satu hasil nyata dari penerapan mata kuliah ini adalah produk yang dihasilkan oleh mahasiswa Semester IV Program Studi Pendidikan Ekonomi IKTL yaitu tempat pena dan celengan yang terbuat dari perca kain sarung dan kaleng bekas rokok,” tutur Brigita.
Lagian para mahasiswa sudah berhasil menjual produk-produknya ke beberapa kantor dalam wilayah Kota Larantuka seperti Kantor DPRD Kab. Flotim, Kantor Kejaksaan, Kantor Bupati, Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kantor Dinas Koperasi dan UKM, Kantor Sekretariat Pastoral Keuskupan Larantuka, dan Kantor Sekretariat Paroki Katedral Larantuka.
“Menjadi target, Hasil penjualan selanjutnya akan digunakan untuk menghasilkan produk-produk kreatif lainnya,” tutup  Brigita Elisabet KR. Uran, SE.,M.M. sebagai pendampingan  dosen pengampu. (HL/T)