Beranda Daerah GEMMA Kefamenanu Gelar Latihan Kepemimpinan Kader yang ke-2

GEMMA Kefamenanu Gelar Latihan Kepemimpinan Kader yang ke-2

140
0
KEFAMENANU, RANAKA-NEWS.com– Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu menggelar Latihan Kepeminpinan Kader (LKK) yang ke-2. Bertempat di Sekretariat GEMMA, Upkasen, Kamis (18/3/2021).
Kepada Media RANAKA-NEWS.com, Ketua Panitia, Emanuel Suri menyampaikan bahwa kegiatan Latihan Kepemimpinan Kader ini adalah program rutinitas organisasi Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu.
Latihan Kepemimpinan Kader (LKK) adalah program Bidang 1 yaitu, bidang pendidikan dan pengkaderan Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu. Kegiatan ini menjadi kali yang kedua, dan LKK yang kedua ini mengangkat tema ‘Melahirkan Pemimpin Yang Delegatif Sebagai Konstruktif Karakter Pemimpin Milenial’.
“Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari terhitung hari ini, Kamis  tanggal 18 hingga Sabtu 2021. Peserta yang mengikuti kegiatan LKK ini adalah anggota GEMMA Kefamenanu yang  mendaftarkan diri. Dan kegiatan ini tetap mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) covid-19,” Jelas Eman.

Sementara itu dalam sambutan Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Malaka (GEMMA) Kefamenanu, Kondradus Yohanes  Bria pada acara opening ceremoni menjelaskan bagaimana GEMMA mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang berkompeten dan delegatif.
“Kita kerap berdebat tentang kata ‘Pemimpin’. Namun bagaimana pemimpin itu mampu menjiwai kepemimpinan itu sendiri. Apalagi berbicara tentang pemimpin yang delegatif, ini hal yang perlu di garis bawahi oleh kita semua, bahwa menjadi pemimpin yang delegatif atau pemimpin yang mampu memberikan kebebasan kepada bawahanya pertama- tama harus di lakukan konstruksi karakter  pemimpin itu sendiri,” kata Kondradus.
Bagaimana dengan kepemimpinan yang delegatif? menurut dia, untuk mencapai target itu, calon pemimpin itu harus dilatih dan digembleng, digodok jiwa kepemimpinanya dan hal itu yang sementara Gerakan Mahasiswa Malaka lakukan hari ini.
“Oleh karna itu kita fokuskan kegiatan ini untuk konstruksi karakter calon- calon pemimpin agar mampu menjadi pemimpin dan menjiwai Kepemimpinan yang delegatif. Karna menjadi pemimpin yang delegatif berarti bukanlah ambisius, bukanlah egois melainkan memberikan kebebasan kepada bawahanya agar memberikan ide dan pendapatnya demi kepentingan lembaga atau organisasi itu sendiri,” tegas pemuda asal Weseben Motivasi.
Ia berharap “Semoga peserta yang mengikuti kegiatan latihan kepemimpinan ini dapat menyerap setiap materi yang disajikan oleh pemateri  agar sebagai bekal dan bermanfaat  bagi diri sendiri. Mari bersama-sama kita menuntun, membimbing, belajar, bekerja secara kolektif untuk sukseskan kegiatan ini, dan ini menurut saya bagian terpenting dari kepemimpinan yang delegatif,” pungkas Kondradus. (BB/T)