Beranda Pendidikan Kampus APS Kupang, dari D-III Akan Setara S-I: Ini Kata Direktur

Kampus APS Kupang, dari D-III Akan Setara S-I: Ini Kata Direktur

61
0
Direktur Dr. Stefanus Renaldi, Se., MM. (Foto: Hendrik/ ranaka -news.com)
KUPANG, RANAKA- NEWS.com-  Akademi Pekerjaan Sosial (APS) Kupang merupakan salah satu kampus swasta yang berdiri di daratan Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kota Kupang. Alamat lokasi: Jl. Rambutan No.8, Naikoten I, Kecamatan Kota Raja, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Di dirikan pada tahun 1996 oleh Yayasan Kesetiakawanan Nusa Tenggara Timur.
Perguruan tinggi ini bergerak dibidang pendidikan pekerjaan sosial dan merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang cukup diminati. Tidak hanya karena jurusan yang di kelolanya cukup sulit ditemui namun juga karena kualitas penyelenggaraan pendidikan tingginya yang cukup baik. Saat ini Akademi Pekerjaan Sosial Kupang dipercaya untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk jurusan atau program studi.

Dr. Stefanus Renaldi, SE.,MM, menjelaskan bahwa Akademi Pekerjaan Sosial Kupang sudah membuka calon pendaftaran mahasiswa baru bagi lulusan SMA  Sederajat, Paket C, dan Honorer mau pun sudah PNS diterima dan untuk sementara pendaftran bisa melalui via online dan bisa datang ke kampus mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan aturan pemerintah.
“Melalui via online ada pertimbangan masih pandemi jadi tidak perlu ke Kupang dengan membuang biaya segala bagi yang diluar Kota Provinsi. Mahasiswa sangat terbantu dengan berbagai keunggulan APS sudah dua tahun diberikan  formasi untuk beasiswa Bidikmisi kemudian kemarin Uang Kuliah Tunggal (UKT) juga APS ada kuota,” terang Direktur Stefanus.
“Namun ada keluarga menerima PKH  dan mereka punya Kartu Indonesia Pintar (KIP) nanti akan diprioritaskan untuk mendapat beasiswa melalui seleksi, jika lolos ditanggung oleh pemerintah selama 3 tahun tapi komitmen mengikuti semua aturan agar negara tidak mengambil kembali. Sedangkan latar belakang keluarga  petani yang tidak mampu kami akan loloskan melalui UKT yang disiapkan oleh pemerintah,” sebut Stefanus kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (16/ 3/ 2021.
Lanjutnya, APS juga siap menerima difabel baik tuna daksa dibantu oleh kursi roda, tuna netra dibantu proses pembelajaran breille dan tuna rungu bisa dibantu dengan bahasa isyarat.
“Sebenarnya kampus inklusif ada di APS, Kemarin kami wisudah terakhir difabel ada 30 orang sekarang beberapa yang sudah bekerja di istansi  pemerintahan,” ungkap Stefanus.
“Sehingga sudah ada sosialisai dari pihak Dirjen Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia pada tahun kemarin 2020 maka saya sudah membuat konsep surat untuk menaikan status D-III  menjadi D- IV setara dengan S-1 agar mereka selesai tidak perlu melanjutkan S-1 lagi karena APS memiliki status Akreditasi Program Studi B,” tambah Direktur Stefanus. (Hendrik L/ T)