Beranda Daerah Bukan Cuma Nihiwatu, Bukit Kawaru Mema di Sumba Tengah Tren Melancong di...

Bukan Cuma Nihiwatu, Bukit Kawaru Mema di Sumba Tengah Tren Melancong di Kala Pandemi

45
0
WAIBAKUL, RANAKA- NEWS.com- Sebuah destinasi wisata baru yang menyuguhkan pesona alam yang sungguh indah dan tak kalah luar biasa indahnya dari tempat wisata lainnya di Sumba Tengah kini hadir di Desa Ole Ate, Kecamatan Mamboro.
Oleh masyarakat Ole Ate tempat itu dinamakan Bukit Kawaru Mema yang mempunyai arti kampung terdahulu atau pertama.
Ini terbukti adanya peninggalan kuburan batu yang tertata rapih menandakan bahwa dahulu pernah ada perkampungan mula-mula ditempat tersebut.

Pada Sabtu (27/3/2021) Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu menyempatkan diri datang mengunjungi tempat tersebut sebelum melakukan peresmian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Waisoka di Desa Ole Ate, Kecamatan Mamboro.
Ditempat itu telah menunggu Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah dapil III Mamboro, Bapak Okta Dowa Ngailu bersama Kepala Desa Ole Ate, Frans Nani dan masyarakat untuk menyambut Bupati Sumba Tengah.
Bupati mengatakan bahwa selain pesona wisata alam bukit JW Food Estate di Desa Makatakeri, Kecamatan Katiku Tana yang dikunjungi oleh Presiden Jokowi ketika meninjau lumbung pangan (Food Estate), ternyata ada juga bukit Kawaru Mema ini yang begitu luar biasa indah pemandangan alamnya.
“Bukit Kawaru Mema ini sangat indah dan begitu mempesona pemandangannya, dari bukit ini kita bisa melihat hamparan padang yang dihimpit dengan hutan serta laut yang biru dan teduh. Tidak hanya itu jika cuacanya cerah kita bisa melihat pulau Flores, kalau kearah barat kita bisa melihat pemandangan Kabupaten Sumba Barat dan kalau ke timur kita bisa melihat pemandangan Kabupaten Sumba Timur,” ucap Bupati Paulus.
Bupati menjelaskan tempat ini akan dikembangkan karena punya potensi wisata yang begitu indah. “Kami (Pemerintah) akan membangun tempat ini setelah itu dalam pengelolaannya kami akan serahkan kepada Bumdes, akan tetapi kami tidak akan melepas begitu saja, tetapi kami akan mendampingi Bumdes tersebut jika nanti sudah mampu mandiri, maka selanjutnya kami akan serahkan kepada masyarakat Ole Ate untuk mengelolanya, disinilah masyarakat punya kewenangan dan bisa membuka lapangan pekerjaan baru bagi anak-anak muda yang mempunyai bakat dan keterampilan, sehingga kedepan bukit Kawaru Mema ini bisa menjadi destinasi wisata unggulan di Sumba Tengah,” kata Bupati.
Dirinya menambahkan pada tanggal 7 April nanti, Tim Teknis dari Kementerian Desa dan Kementerian Pariwisata akan datang mengunjungi bukit Kawaru Mema ini.
“Nanti tanggal 7 April Saya bersama tim teknis dari Kementerian Desa dan Kementerian Pariwisata akan berkunjung untuk melihat bukit Kawaru Mema ini,” ucap Bupati.
Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Sumba Tengah, Okta Dowa Ngailu mengatakan setelah beberapa waktu yang lalu setelah peninjauan awal yang dilakukan oleh Bupati Sumba Tengah, pemilik tanah bersama seluruh masyarakat telah bersepakat bahwa Bukit Kawaru Mema akan diserahkan kepada Pemerintah untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Sumba Tengah.
“Selaku tokoh masyarakat Desa Ole Ate kami telah bersepakat untuk menyerahkan lokasi bukit kawaru mema ini kepada Pemerintah Daerah untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata unggulan di Sumba Tengah. Kami harapkan kedepan wisata bukit kawaru mema ini akan membawa dampak positif yang luar biasa bagi kesejahteraan masyarakat Ole Ate pada khususnya dan Sumba Tengah pada umumnya,” ucap Okta.

Sebelum berpisah Bupati Sumba Tengah mengucapkan terima kasih yang tulus kepada masyarakat Desa Ole Ate yang dengan penuh kerelaan hatinya menghibahkan tanah di bukit Kawaru Mema kepada Pemerintah untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata baru di Kabupaten Sumba Tengah.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu dan seluruh masyarakat yang penuh kerelaan menghibahkan tanah di bukit ini untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata baru di Sumba Tengah, Saya harapkan masyarakat jangan salah mengartikan bahwa tanah ini diambil alih atau menjadi milik Pemerintah itu salah dan keliru, jadi tolong masyarakat jangan terprovokasi dengan isu-isu yang tidak benar, tetapi tanah di bukit Kawaru Mema ini akan kami kelola dengan sebaik mungkin untuk kesejahteraan masyarakat disini,” tegas Bupati. (YB/T)