Beranda Berita Kota ULTAH SMKN 7 Kupang, Yeftasina M. A. Nitti: Minta Dukungan Pemerintah Program...

ULTAH SMKN 7 Kupang, Yeftasina M. A. Nitti: Minta Dukungan Pemerintah Program Jurusan Kemaritiman

53
0
Harlah Ke-9 SMKN 7 Kupang, Ditandai dengan Pemotongan Tumpeng oleh Kepala Sekolah, Dra. Yeftasina M. A. Nitti, Jumat (26/3/2021).
KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 SMK Negeri 7 Kota Kupang salah satu Lembaga pendidikan vokasi di bidang kemaritiman berstatus negeri menjalani usia semakin dewasa dan diminati berbagai kalangan masyarakat untuk mempercayai lembaga sebagai ruang belajar anak didik mereka untuk mencapai pada cita- cita.

Hadir  pada kegiatan ini, Pengawas dan Pembina Dinas Pendidikan Provinsi NTT Maksi Gurang, Ketua Komite Abas Lapaleng  Ahmad, Pdt. Yandri Manobe, guru-guru serta perwakilan dari siswa.
“SMK Negeri 7 Kupang setelah memiliki gedungnya sendiri yang berdiri di atas tanah milik Pemerintah Kota Kupang seluas 6.454 m² di RT.011/RW.004 Kelurahan Penkase-Oeleta, pada koordinat geografis 100 11’ 4” LS dan 1230 33’ 0,3” BT di Kecamatan Alak, Kota Kupang-Nusa Tenggara Timur.
Dasar pertimbangannya, permintaan tenaga kerja bidang kelautan di Nusa Tenggara Timur cukup tinggi dan mendesak, menjawabi animo masyarakat kepulauan NTT, dan diperkuat  Re Engineering SMK se-Kota Kupang,”  jelas Kepala SMKN 7 Kupang, Dra. Yeftasina M. A. Nitti kepada wartawan disela-sela  kegiatan tersebut, Jumat (26/3/2021).
Dra. Yeftasina M. A. Nitti menyampaikan, Walaupun lokasi sekolah SMK Negeri 7 Kupang strategis, tetapi tidak dilalui jalur kendaraan umum/angkutan kota (kira-kira 300 meter dari jalan utama) terletak di daerah pemukiman penduduk, dan minat masuk calon peserta didik semakin meningkat, hal ini terbukti dengan jumlah peserta didik Tahun Pelajaran 2020/2021 sebanyak 338 orang, serta jumlah guru dan pegawai sebanyak 36 orang.
“Lembaga pendidikan ini hadir untuk melatih, membina dan mendidik para peserta didik (taruna-taruni) menjadi manusia karya yang cerdas dan terampil dalam bidang teknologi dan tataniaga. Taruna-taruni baru dibentuk menjadi pribadi yang integral, menjadi manusia karya yang berkarakter. Sumber belajar dan proses pembelajaran yang disiapkan sekolah mencakup segala sesuatu dapat memberikan informasi dan transformasi ilmu pengetahuan dan keterampilan serta akhlak. Setiap upaya peningkatan mutu pendidikan yang ditempuh melalui pengembangan metodologi, dan pengembangan sumber daya pendidikan, juga selalu dilakukan dengan memenuhi sarana-prasarana pendidikan dan praktek kerja industri,” terangnya.

Yeftasina M. A. Nitti mengatakan, walaupun sederhana kita jalankan pada momentum ulang tahun ini jadi melibatkan orang tua maupun murid hadir dianatarnya mewakili sebagian karena mempertimbangkan ditengah situasi pandemi ini.
Lanjut Yeftasina, kami juga kekurangan sarana prasarana banyak maupun tenaga ahli pendidik namun mendengar program Presiden Jokowi terkait kemaritiman maka kami pun mau mengedepankan jurusan kemaritiman  untuk terus berkembang dengan berbagai banyak potensi  tetapi semoga pemerintah bisa mendengar kekekurangan yang ada ini kedepan bisa terjawab secara baik.
“Harapan kami ada Dukungan Penuh Pemerintah  khususnya program jurusan kemaritiman karena memang program Presiden Jokowi salah satunya kemaritiman jadi untuk sekarang kami juga memiliki kekurangan baik sarana prasaran mau pun tenaga pendidik. Tentu kemajuan lembaga ini, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota perlu mendukung untuk  mendatangkan tenaga guru dan beberapa sarana baik komputer  serta memperhatikan jalan masuk  ke sekolah agak sedikit rusak sebagai kado ulang Tahun SMK Negri 7 yang Ke-9,” pinta Kepsek Yeftasina.

Sementara itu, Pengawas dan Pembina Dinas Pendidikan Provinsi, Maksi Gurang menyebutkan tentang praktek pendidikan dan tenaga kependidikan  diantara 4 kompetensi keahlihan terutama Nautika Kapal Penangkapan Ikan, Teknik Penangkap Ikan, Nautika Kapal  Niaga dan Teknik Komputer Jaringan.
“Disini agak kurang tenaga pendidikan di bidang nautika  karena faktor pembatasnya di NTT  tidak ada Universitas Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan (LPTK) bisa menghasilkan di bidang itu sehingga sulit mendapatkan tenaga keahlian,” kata Maksi.
Lanjut Maksi, sebagai pengawas dan pembina harapan saya, pihak sekolah selalu memberikan usulan kepada dinas pendidikan untuk di informasikan ke BKD baru di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Sementara perlu ada pengembangan para Guru dengan dukungan berbagai macam sarana prasarana karena perlu sekali sebagai tolak ukur kemajuan sebuah lembaga.
Ia juga mengatakan, akeses jalan sekarang perlu diperbaiki agar membantu aktivitas jalan masuk sekolah lebih baik agar memudahkan anak-anak untuk melakukan aktivitas pendidikan mereka karena sedikit jauh dari jalan umum saya yakin kedepan akan lebih baik lagi,” pinta Maksi.

Sementara Ketua Komite Sekolah, Abas Lapaleng Ahmad menerangkan disini banyak kekurangan alat praktek sehingga salah satu lapangan terbuka ini sangat dibutuhkan maka pemerintah provinsi mau pun kota sangat diharapkan untuk mendukung menghadir segala fasilitas pelengkap.
“Pemerintah Provinsi dalam hal ini Gubernur dan Wali Kota Kupang, bisa membuat kunjungan di sekolah agar melihat kekurangan apa saja di lembaga kami, supaya bisa membantu menghadirkan berbagai macam kebutuhan fasilitas untuk pendukung kegiatan sekolah secara sempurna,” pinta  Ketua Komite Abas.
Pantauan Media setelah ibadat syukur dilanjutkan dengan acara pemotongan Tumpeng oleh Kepala Sekolah yang didampingi Pengawas Pembina Dinas Pendidikan Provinsi NTT, Maksi Garung bersama perwakilan guru-guru kemudian dilanjutkan dengan makan bersama (ramah tamah). (HL/Tim)