Beranda Regional Dukung Program Kampung Sehat Tahap II, Ustad Gunawan Buka Usaha Mebel di...

Dukung Program Kampung Sehat Tahap II, Ustad Gunawan Buka Usaha Mebel di Kelurahan Pena Toi

20
0
BIMA NTB, RANAKA-NEWS.com- Dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) ditengah pandemi Covid 19, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya terutama menssuport kegiatan usaha masyarakat di bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
Melalui pendekatan persuasif dan komunikatif Pemerintah dengan para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat sehingga melahirkan kesadaran dan semangat masyarakat dalam mendukung dan mensukseskan program Kampung Sehat Tahap II melalui peningkatan kapasitas produksi maupun pemasaran.
Salah satu contohnya, tokoh agama Ustad Gunawan warga Kelurahan Pena Toi Kecamatan Mpunda Kota Bima melakukan kegiatan usaha Permebelan dikediamannya Kelurahan Pena Toi dengan beberapa orang Karyawan.
Saat ditemui wartawan yang di dampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Pena Toi AIPDA Hera Sandi, pada Sabtu (9/4/2021) pagi dikediamannya, Ustad Gumawan mengatakan, usaha Permebelannya merupakan salah satu pembukaan lapangan kerja baru bagi para remaja khususnya warga Kelurahan Pena Toi agar mereka bisa mengembangkan bakatnya dan mempunyai penghasilan.
“Usaha Mebel yang saya buka ini sebagai lapangan kerja baru  bagi para pemuda-pemuda khususnya di Kelurahan Pena Toi, dan hasil produksinya akan dipasarkan dalam seputaran Bima,  Dumpu sampai Kabupaten Sumbawa,” katanya.
Dalam upaya perbaikan ekonomi masyarakat melalui Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah Pandemi Covid 19 ini, Ustad Gunawan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat terutama para pemuda agar memiliki aktivitas.
Selain itu, Ustad Gunawan yang sehari-harinya sibuk mengurus usaha mebelnya dan mendidik anak-anak tentang Ilmu Agama Islam di Masjid Kelurahan Pena Toi.
Dirinya juga mengutuk keras aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar dan penyerangan di Mabes Polri dilakukan oleh salah satu Perempuan yang diduga Terorisme yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Saya mengutuk keras aksi Bom Bunuh Diri yang dilakukan oleh terduga Terorisme yang terjadi di Gereja Katedral Makassar beberapa waktu lalu dan penyerangan Mabes Polri oleh seorang perempuan. Kami dukung keras segala tindakan Polri dalam pemberantasan kelompok-kelompok Terorisme yang Radikal sampai keakar-akarnya,” tegas Ustad Gunawan.
“Islam mengajarkan umatnya untuk hidup berdamai dan saling toleransi,” tambahnya.
Ditempat yang berbeda, salah satu Tokoh Masyarakat Kelurahan Pena Toi, Ibrahim yang akrab disapa Bram juga mengeluarkan pernyataan tegas yaitu mengutuk aksi Bom Bunuh Diri yang di lakukan oleh terduga Teroris di Gereja Katedral Makassar dan Penyerangan Mabes Polri beberapa waktu lalu, dan mendukung segala upaya Polri dalam pemberantasan Teroris maupun kelompok radikal sampai ke akar-akarnya.
“Kami dukung tindakan Polri dalam pemberantasan kelompok Teroris maupun kelompok Radikal di wilayah Republik Indonesia karena bertentangan dengan ajaran agama Islam. ‘NKRI harga mati,” tutupnya. (BM/T)