Beranda Regional Bupati Sumba Tengah Buka Rakor Community Mobilization

Bupati Sumba Tengah Buka Rakor Community Mobilization

24
0
WAIBAKUL, RANAKA- NEWS.com- Investasi yang paling bernilai di dunia ini adalah pengembangan sumber daya manusia, karena itu pengembangan sumber daya manusia dimaksud harus dimulai dari anak-anak dan menjadi prioritas utama demi menghadirkan generasi emas Sumba Tengah yang unggul, berkualitas, memiliki kemampuan, bakat dan keahlian dalam segala bidang.
Hal ini dikatakan Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu saat membuka kegiatan Pertemuan Koordinasi Tim Community Mobilization yang diselenggarakan oleh Yayasan Komunikasi Wanita (YWKW) bekerjasama dengan Save the Children bertempat di Aula Bappelitbangda Kabupaten Sumba Tengah Selasa (13/4/2021).

Menurut Bupati, apa yang dilakukan oleh Save the Children dan Yayasan Wahana Komunikasi Wanita ini karena kepedulian mereka untuk menjadikan anak Sumba Tengah sehat, cerdas dan terlindungi.
Fokus utama yang menjadi prioritas dan penanganan langsung bersama dalam diskusi ini yaitu kasus kematian Ibu dan Anak, Pendidikan Anak Usia Dini, Perlindungan Anak dan pengembangan Anak Usia Emas, keempat masalah diatas harus juga termuat dalam rencana strategis (renstra) Perangkat Daerah.
Bupati mengingatkan bagi Perangkat Daerah yang menangani urusan program dan kegiatan berkaitan dengan masalah diatas yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Bappelitbangda agar memprioritaskan program dan kegiatannya dalam renstra dan disertai anggarannya.
Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati menekankan dan menginstruksikan kepada Perangkat Daerah yang mempunyai urusan program dan kegiatan berkaitan dengan pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia agar memprioritaskan sejumlah anggarannya dalam Rencana Strategis (Renstra) dan Bappelitbangda harus mengawal setiap Perangkat Daerah yang mempunyai urusan tersebut  dipastikan sudah tersedia dalam renstra.
“Bagi Perangkat Daerah yang mempunyai urusan terkait dengan program kegiatan pengembangan SDM lebih khusus pemberdayaan anak, Saya tekankan dan tegaskan agar memprioritaskan sejumlah anggarannya harus ada dalam renstra dan Bappelitbangda harus mengawal setiap Perangkat Daerah yang mempunyai urusan tersebut, jika tidak termuat dalam renstra segera dievaluasi dan dikembalikan,” tegas Bupati.
Bupati menambahkan bahwa penanganan masalah pengembangan sumber daya manusia di Sumba Tengah bukan saja urusan perangkat daerah, tetapi pemerintah desa juga harus memprioritaskan penangananya yang termuat dalam program dan kegiatan desa disertai dengan anggarannya.
Bupati mengharapkan agar perangkat daerah dan desa bisa bersinergi dengan save the children dan yayasan wahana komunikasi wanita untuk menangani secara serius permasalahan pemberdayaan dan pengembangan sumba daya menusia dan harus ada target dari program dan kegiatan yang dilaksanakan disertai dengan analisa demi melahirkan generasi emas Sumba Tengah yang sehat, cerdas dan terlindungi. (YB/T)