Beranda Regional Siswa SMKN 4 Kupang Raih Juara Lomba Cipta Lagu Mars Pendidikan dan...

Siswa SMKN 4 Kupang Raih Juara Lomba Cipta Lagu Mars Pendidikan dan Kebudayaan

20
0
KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Upacara memperingati Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas) yang setiap tahunnya jatuh pada tanggal 2 Mei. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memperingatinya dengan melaksanakan upacara Bendera dan diwarnai dengan penyerahan hadiah lomba kepada siswa yang berprestasi.
Penyerahan hadiah lomba cipta lagu Mars Pendidikan dan Kebudayaan tersebut berlangsung setelah upacara Bendera pada Senin (3/5/2021) di halaman depan Kantor Dinas P dan K Provinsi diantaranya, Rudi Aryadi Olla, salah satu siswa SMKN 4 Kupang, meraih juara 4  menciptakan lagu berjudul ‘NTT Bangkit Jaya’.
“Lomba cipta lagu Mars Restorasi Pendidikan dan Kebudayaan tingkat Provinsi telah selesai. Dewan juri telah mengamati, menimbang dan memutuskan berdasarkan kriteria umum dan khusus,” ungkap Kepala SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu, S.Pd  kepada media ini Senin (3/5) usai menerima hadiah yaitu piala penghargaan, piagam penghargaan dan uang Rp2.500.000.,
Meski berada di posisi ke-4 dari 36 peserta dari 22 Kabupaten/ Kota Kepsek  mengaku bahwa dirinya merasa belum cukup puas.
“Saya mau pesan bahwa anak-anak tidak usah merasa minder karena kita berasal dari kampung, dan ternyata dalam diri anak itu masing- masing anak itu memiliki potensi yang berbeda-beda. Pesan saya kenali potensi dalam diri anda, tidak usah menjadi orang lain dalam diri, tapi kenali potensi diri anda dengan potensi itu harus dimaknai, harus dioptimalkan, harus ditunjukan supaya dari situ baru kita bisa tau kalau kita punya potensi. Kalau pendam maka tidak akan meraih prestasi,” tandas Kepsek Semi Ndolu.
Lebih lanjut Ketua MKKS Kota Kupang ini  mengatakan, disiplin dalam latihan dan juga memberikan yang terbaik dari diri masing- masing siswa itulah yang saya berikan kepada mereka dan ternyata dari 36 peserta yang berasal dari 22 Kabupaten/ Kota SMKN 4 Kupang satu- satunya yang masuk dalam 5 besar, karena 4 yang lainnya itu berasal dari SMA.
“Jadi saya kira ini menjadi sebuah kebanggan sekaligus sebagai ajang pembuktian diri bahwa di SMKN 4 Kupang ini ada mutiara tersimpan. Ada potensi yang terpendam selama ini yang  Siapapun Dia, gurunya harus memberikan yang terbaik bagi anak- anak kita,” ungkap Kepsek Semi Ndolu bangga.
“Ini adalah lomba. Kalau tidak punya mental juara jangan ikut lomba. jadi setiap siswa peserta yang mengikuti lomba ini harus memiliki mental juara yakni mental percaya diri dan totalitas yang tinggi,” tegas Semi Ndolu.
Ia menjelaskan, Lomba lagu Mars Pendidikan dan Kebudayaan ini setelah kami dapat informasi kurang lebih satu bulannya  kita lakukan persiapan Koordinasi dengan potensi yang ada di siswa, lalu kita panggil, saya kasikan motivasi.
“Saya  berikan  sedikit gambaran tentang arah kebijakan pendidikan di Nusa Tenggara Timur, lalu kemudian siswa ini atas nama Rudi Olla ini menciptakan lagunya. Lalu disitu saya sebagai emenjernya yang mengarasemen lagu itu, lalu dinyanyikan  bersama-bersama oleh para siswa,” tutur Semi Ndolu.
Ia juga mengatakan, karena Dinas Pendidikan belum punya Mars, maka dibuat dalam bentuk ajang lomba, dilombakan dan juara satu itulah yang akan menjadi lagu mars dinas pendidikan dan itu menjadi lagu resmi yang lahir dari karya cipta anak- anak sendiri.
“Saya mau pesan bahwa anak-anak tidak usah merasa minder karena kita berasal dari kampung, dan ternyata dalam diri anak itu masing -masing anak itu memiliki potensi yang berbeda-beda. Pesan saya kenali potensi dalam diri anda, tidak usah menjadi orang lain dalam diri, tapi kenali potensi diri anda dengan potensi itu harus dimaknai, harus  dioptimalkan, harus ditunjukan supaya dari situ baru kita bisa tau kalau kita punya potensi. Kalau pendam maka tidak akan meraih prestasi,” tegasnya lagi.
Harapannya  lomba karya cipta seni seperti ini bisa dilakukan lagi, “dengan lomba yang lain karena kan dari sini kita bisa melihat bahwa ternyata dari diri anak-anak itu ada potensi yang luar biasa sekarang membuktikannya itu dengan cara mengikuti lomba-lomba, dari situ kita bisa tau potensinya seperti apa. Anak-anak harus optimis dan harus bisa,” pungkas Pengurus Alumni UKAW Kupang. (MD)