Beranda Regional Penduduk Usia Kerja Terdampak Covid-19 di NTT Capai 7,84 Persen

Penduduk Usia Kerja Terdampak Covid-19 di NTT Capai 7,84 Persen

38
0
Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus, S.Si., M.Si
KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Dari total penduduk usia kerja di Provinsi NTT sebanyak 2,78 Juta Orang, sebanyak 308,04 ribu orang atau 7,84 Persen terdampak Covid-19.
Demikian disebutkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, Darwis Sitorus, S.Si., M.Si saat jumpa pers virtual, Rabu (5/5/2021).
“Dari data terlihat usia kerja yang terdampak Covid-19 cukup tinggi sekitar 7,84 Persen,” tegas Darwis Sitorus.
Dengan rincian, kata Darwis Sitorus, pengangguran karena Covid-19 sebanyak 6,19 Ribu Orang, bukan angkatan kerja karena Covid-19 ada 4,08 Ribu Orang, sementara tidak bekerja karena Covid-19 sekitar 19,94 Ribu Orang dan pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 277,83 Ribu orang.
Menurut Darwis Sitorus, jumlah angkatan kerja pada Februari 2021 sebanyak 2,88 Juta Orang, naik 0,03 Juta Orang dibanding Agustus 2020. Sejalan dengan kenaikan jumlah angkatan kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) juga naik sebesar 0,18 persen poin.
“Kalau untuk Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Februari 2021 sebesar 3,38 persen, turun 0,90 persen poin dibandingkan dengan Agustus 2020,” papar Darwis Sitorus.
Lebih lanjut dikatakan, lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah Sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (4,81 persen poin). Sementara sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu Sektor Industri Pengolahan (1,31 persen poin).
“Sebanyak 2,19 juta orang (78,73 persen) bekerja pada kegiatan informal, naik 2,63 persen poin dibanding Agustus 2020,” papar Darwis Sitorus. Untuk persentase pekerja setengah penganggur, tambah Darwis Sitorus, turun sebesar 1,33 Persen Poin, sementara persentase pekerja paruh waktu naik sebesar 1,52 Persen Poin dibandingkan Agustus 2020. (MD)