Beranda Pendidikan Dukung Program SMK D2 Fast Track, Poltek & Politani kerjasama Pemprov Lakukan...

Dukung Program SMK D2 Fast Track, Poltek & Politani kerjasama Pemprov Lakukan MoU

94
0
Penandatangan MoU kerjasama Politeknik Negeri Kupang & Politani Kupang Bersama Pemprov NTT sosialisasikan SMK D2 Fast Track, Senin (10/5/2021)
KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Penandatangan MoU Politeknik Negeri Kupang dan Politeknik Pertanian (Politani) Kupang kerjasama Biro Umum Pemerintah Provinsi NTT, melakukan Sosialisasi Program Studi D2 Fast Track berlangsung di Autorium  Kampus Politeknik Negeri Kupang, Senin (10/5/2021).
Dalam kegiatan kerjasama tersebut, Kepala SMKN 4 Kupang, Semi Ndolu, S.Pd menyampaikan bahwa kerjasama yang disepakati  dan dituangkan dalam MoU tersebut, merupakan upaya untuk mendukung program  SMK D2 memungkinkan pelajar sekolah selama 4,5 tahun sehingga bisa mendapatkan gelar D2 setelah lulus.
“Program ini sangat bagus, yang mana begitu lulus nanti, pelajar akan menerima 2 ijazah yakni ijazah SMK dan ijazah D2 serta sertifikat kompetensi dan sertifikat lulus magang,” terang  Semi Ndolu disela-sela kegiatan  tersebut.
Lebih lanjut, Ketua MKKS  Kota Kupang  ini menjelaskan bahwa Program Fast Track adalah salah satu program vokasi  yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa sebagai lulusan vokasi. Tujuannya untuk membuat lulusan vokasi memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri serta mampu menghasilkan produk komersial yang dapat dipasarkan ke masyarakat.
Menurut Pengurus Alumni UKAW Kupang ini, kompetensi merupakan kunci  utama  untuk para lulusan pendidikan vokasi. Lulusan kompeten adalah mereka yang memiliki bekal hardskills, soft skill dan pendidikan  karakter  yang berguna pada saat mereka terjun langsung  dalam dunia usaha dan dunia industri.
“Inti dari program ini adalah ‘pernikahan masal’ antara SMK, Diploma 2 (D2), dunia usaha dan dunia industri. Siswa yang telah belajar selama 3 tahun di SMK akan melanjutkan pendidikan lagi selama 1,5 tahun atau 3 semester, satu semester di perguruan tinggi dan dua semester di industri untuk mendapatkan gelar D2.  Sehingga, pada saat nanti siswa SMK ini akan menerima beberapa ijazah. Dianataranya, ijazah SMK, ijazah D2, sertifikat kompetensi dan sertifikat lulus magang,” kata Semi Ndolu.
“Program ini bersifat  tidak wajib, jika merasa tidak cukup dalam bidangnya selama 3 tahun, itu semua dikembalikan lagi kepada pihak yang bersangkutan,” pungkas Kepsek Semi Ndolu.
Turut hadir pada kesempatan  tersebut, Plt Kepala Biro Umum Setda  Provinsi  NTT, George Melkianus Hadjoh, SH, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Linus Lusi, S.Pd., M.Pd,  Direktur Politeknik  Negeri  Kupang (PNK), Nonce  Farida Tuati, SE., M.Si, Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang,  Ir. Thomas Lapenangga, MS, Kepala  SMKN  1 sampai 8 Kota Kupang, Wakil Direktur 1, 2, 3 dan 4, para Ketua Jurusan dan Pimpinan unit di lingkup Negeri Kupang. (MD)