Beranda Regional Jelang Berbuka, Perempuan Bangsa PKB NTT Bagi- bagi Takjil

Jelang Berbuka, Perempuan Bangsa PKB NTT Bagi- bagi Takjil

31
0
KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Perempuan Bangsa PKB (PB PKB) NTT, mendatangi ke beberapa Panti Asuhan dan Pondok Pasantren di Kota Kupang, membagikan 400-an takjil untuk berbuka puasa kepada anak- anak Panti Asuhan dan Santri/wan.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW PB) NTT, Grace Ndoen, SH menjelaskan, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari kedepan. Pihaknya ingin memberikan sumbangsih, dalam meringankan beban warga di tengah pandemi Covid-19.
“Hari ini kami dari Perempuan Bangsa PKB NTT, ingin berbagi kepada sesama saudara kita yang berada di panti asuhan Nurussa’ addah Masjid Raya Kupang dan santri. Kita tahu bersama, akibat pandemi covid-19 ekonomi warga juga kan berpengaruh,” ujar Grace.
“Yang kami berikan kepada anak-anak di panti asuhan dan santri yaitu nasi kotak, kolak, serta peralatan mandi,” tambah Grace yang didampingi Maria Hinggi, Bendahara Perempuan Bangsa NTT yang juga sebagai Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) NTT.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW PKB NTT, Aloysius Malo Ladi menuturkan, kegiatan Perempuan Bangsa PKB ini tidak hanya di Kota Kupang, tetapi juga Kami Instruksikan serentak se NTT, bertajuk  ‘Gerakan Ramadhan Berbagi’.
“Momentum tepat pada Bulan Ramadhan, sekaligus ungkapan rasa syukur di bulan penuh berkah. Kami Tidak kumpulkan orang karena masih situasi pandemi, tapi pembagiannya langsung Ke tempat yang sudah di tentukan,” tutur Wakil Ketua DPRD NTT yang akrab disapa Alo Ladi.
Melalui kegiatan tersebut, Alo berharap Perempuan Bangsa PKB NTT lebih semangat dalam menjalankan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Ibu Jamaliya, salah seorang Ibu Pengasuh Panti Asuhan Nurussa’addah Kupang mengaku senang memperoleh takjil dan beberapa alat perlengkapan keseharian untuk Santri/wan.
“Terima kasih. Dan berharap semoga semua Pengurus PKB dan Perempuan Bangsa NTT selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam setiap aktivitasnya,” ucap Ibu Jamalia. (SD/T)