Beranda Daerah Bupati Sumba Tengah Lauching Rumah Mandiri Bagi Warga Desa Susu Wendewa

Bupati Sumba Tengah Lauching Rumah Mandiri Bagi Warga Desa Susu Wendewa

36
0
WAIBAKUL, RANAKA- NEWS.com- Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu, Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir. Daniel Landa, Sekretaris Daerah, Drs. Umbu Eda Pajangu, M. Si melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Mandiri di Dusun III, Desa Susu Wendewa, Kecamatan Mamboro, Kamis (13/4/2021).
Rumah mandiri yang dibangun pada tahun 2021 di Desa Susu Wendewa berjumlah 7 unit menggunakan dana desa. Sedangkan 5 unit yang menggunakan dana APBD, sehingga total rumah mandiri di Desa Susu Wendewa tahun 2021 berjumlah 12 unit dengan tipe 36 atau ukuran 6×6 meter.
Menurut Bupati, program rumah mandiri berdampak langsung pada banyak sektor rill yang tergerak. “Tenaga tukang dapat bekerja, kayu milik masyarakat yang dibeli, pengrajin batu potong dari masyarakat serta kerajinan gedek untuk plafon bisa dihidupkan. Penyerapan pada sektor rill dari total biaya Rp65 juta per unit rumah, pada tataran lokal bisa mencapai Rp10 juta untuk material dan untuk biaya tukang juga bisa mencapai Rp10 juta, sehingga sangat membantu pertumbuhan ekonomi baik untuk tukang, belanja kayu dan bahan lokal termasuk gedek,” urai Bupati.
Lanjut Bupati Paulus mengatakan, program ini multi efek, selain untuk mendapatkan rumah yang baik, tetapi aspek kesehatan dan pendidikan juga kita utamakan dan ini merupakan syarat mutlak bahwa membangun rumah bukan untuk mengurangi angka kemiskinan semata.
Bupati menjelaskan aspek kesehatan dan pendidikan dapat diperoleh sekaligus dalam program rumah mandiri. Pasalnya, dengan disediakannya air dan MCK yang sehat dipastikan mampu menurunkan angka stunting di Sumba Tengah. Sedangkan dengan ketersediaan listrik di rumah mandiri bisa membantu anak-anak untuk belajar malam hari dengan nyaman.
Program Rumah Mandiri tidak saja menolong para ibu janda, duda dan anak yatim piatu tetapi ada multiefek yang dirasakan bagi masyarakat dalam desa.
“Anggaran Rp65 juta sangat kecil untuk membangun sebuah rumah mandiri, kalau tidak ada gotong royong diantara warga desa maka pembangunannya tidak akan jadi,” imbuh Bupati. (YB/T)