Beranda Pendidikan Membentuk Calon Katekis Dalam Pastoral di Tengah Pandemi Covid-19

Membentuk Calon Katekis Dalam Pastoral di Tengah Pandemi Covid-19

33
0
KUPANG, RANAKA- NEWS.com- Live in merupakan kegiatan tahun yang diadakan oleh Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan (STIPAS KAK) Agung Kupang. Kegiatan ini mahasiswa STIPAS KAK merasakan secara langsung kehidupan pastoral bersama umat. Kegiatan di laksanakan di Stasi St. Petrus Tesbatan, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang. Mahasiswa/i Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung  semester VI dengan berjumlah 68 orang, Tesbatan Rabu- Sabtu (12-16 Mei 2021).
Dengan mengikuti protokol kesehatan  selama kegiatan berlangsung,  mahasiswa/i di bagi dalam beberapa kelompok  berdasarkan jumlah stasi yang ada. Tempat pertama Kapela St. Petrus Tesbatan, tempat kedua  kapela St. Marselinus dan tempat ketiga di St. Arnoldus Binoni.
Ada beberapa kegiatan yang dirancang oleh mahasiwa/i Sekolah Tinggi Pastoral Keuskupan Agung Kupang semester VI Kegiatan sekami bersama anak-anak, kegiatan katekese bersama Orang Muda Katolik dan Orang Tua, dan ada beberapa bermain bersama yakni menyanyi, menari. Tidak hanya kegiatan saja tapi juga doa Rosario di Komunitas Umat Basis  dan dilanjuti sharing kita suci.
Emanuel B. S. Kase. S. Fil.MM  Ketua STIPAS KAK dalam sambutannya  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan rutinitas yang diadakan STIPAS KAK.
“Terima kasih kepada Lembaga STIPAS KAK yang sudah memilih stasi St. Petrus Tesbatan sebagai tempat kegiatan kegiatan live in tahun 2021,” ucap RD. Toni Dukac Pastor Co. Stasi Sto. Petrus Tesbatan.
“Berharap tetap semangat buat Mahasiswa/i dengan keadaan umat dan kehidupan ini, selalu taat dengan  protokol kesehatan yang berlaku. Selamat berpastoral, pastikan bahwa anggur merah atau nilai-nilai baik  sebagai  pengalaman untuk kehidupan selanjutnya. Serta tetap berjiwa handal dan semangat untuk terus berkarya,” tambah RD. Toni.
Chomarius Robbi, salah satu mahasiswa yang hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa ada banyak hal yang kami temukan dalam kegiatan ini, dimana kami sudah terjun secara langsung untuk melihat kehidupan umat.
“Masih banyak langkah yang harus kami tempuh, dan tentu ini menjadi tugas berat untuk kami calon katekis,” ujar Chomarius. (VM/T)