Beranda Daerah Presiden Jokowi Sumbang 5 Unit Combine Harvester untuk Kabupaten Sumba Tengah

Presiden Jokowi Sumbang 5 Unit Combine Harvester untuk Kabupaten Sumba Tengah

30
0
WAIBAKUL, RANAKA- NEWS.com- Sebanyak 5 unit Combine Harvester (mesin panen padi modern) merek Tanikaya Megatron kembali tiba di Kabupaten Sumba Tengah, Senin (24/5/2021).
Kelima Combine Harvester tersebut dikirim secara bertahap dari Surabaya, Jawa Timur menggunakan transportasi laut, dimana pada Sabtu (22/5/2021) lalu dikirim sebanyak 2 unit dan pada hari ini Senin (24/5/2021) menyusul dikirim 3 unit.
Diketahui, kelima unit Combine tersebut  merupakan bantuan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo melalui Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada masyarakat dan petani Kabupaten Sumba Tengah untuk dimanfaatkan dan dipergunakan dengan sebaik mungkin.
Sebelumnya, pada bulan Januari lalu, Kabupaten Sumba Tengah mendapat bantuan serupa yaitu 12 unit Combine Harvester dari Kementerian Pertanian RI, dengan bertambahnya 5 unit Combine Harvester ini, maka total keseluruhan Combine Harvester saat ini berjumlah 17 unit.
Combine Harvester adalah mesin panen padi yang serba komplit dan canggih dalam pengoperasiannya. Combine Harvester dapat bekerja cepat pada areal sawah yang luas. Combine Harvester dilengkapi dengan alat pemotong, perontok, dan mengarungkan padi dalam suatu proses kerja dengan durasi waktu yang dibutuhkan untuk memanen padi relatif singkat.
Tatang, S. AP salah satu Staf Kepresidenan Republik Indonesia ketika menyerahkan 30 unit Hand Traktor pada Rabu (19/5/2021) lalu di Rumah Jabatan Bupati Sumba Tengah menyampaikan bahwa selain hand traktor adapula bantuan lain yang akan dikirimkan untuk masyarakat Kabupaten Sumba Tengah yaitu Combine Harvester sebanyak 5 unit.
Staf Kepresidenan Tatang, S.AP menuturkan dengan adanya dukungan alat pertanian ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitas hasil pertanian di Kabupaten Sumba Tengah yang nantinya dapat dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat terutama para petani yang ada di Sumba Tengah. (YB/T)