Beranda Daerah Peringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni, PERMABI Kefamenanu Gelar Aksi Mimbar Bebas

Peringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni, PERMABI Kefamenanu Gelar Aksi Mimbar Bebas

184
0
KEFAMENANU, RANAKA-NEWS.com – Memperingati  hari lahir Pancasila 1 Juni tahun 2021 ditandai dengan aksi mimbar bebas dari mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Persatuan Mahasiswa Biboki (PERMABI) Kefamenanu.
Pantauan media RANAKA-NEWS.com, masa aksi berkumpul di Bundaran kilometer 9  pada pukul 15.30 Wita dan mulai berorasi pada pukul 16.00 Wita hingga selesai. Aksi mimbar bebas ini dilaksanakan di Bundaran km 09 Kefamenanu jurusan Kupang pada Selasa (1/6/2021).
Dalam aksi tersebut massa aksi membawa selebaran serta bendera Merah Putih dan Bendera Organisasi PERMABI Kefamenanu.
Ketua Umum PERMABI Kefamenanu, Dalmansius Anoit dalam orasinya menegaskan  bahwa dalam aksi mimbar bebas yang digelar di bundaran kilometer 09 ini bertujuan untuk  mengedukasikan kepada seluruh lapisan masyarakat Timor Tengah Utara (TTU) tentang  nilai-nilai yang termaktub dalam sila-sila pancasila.
Dalman yang akrab disapa menuturkan bahwa Pancasila harus diamalkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sebab Pancasila adalah pedoman kehidupan yang telah digagas Bung Karno untuk dijadikan sebagai sebuah dasar Negara.
Sudah sepantasnya sebagai mahasiswa memberikan edukasi nilai-nilai yang tertuang dalam pancasila kepada masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat kabupaten TTU pada khususnya, tambah aktivis GMNI cabang kefamenanu tersebut.
Dalmansius menambahkan selain kita memberikan edukasi kepada masyarakat tentang nilai-nilai historis pancasila, kita juga memberikan penghormatan kepada para pahlawan Indonesia yang gugur dalam medan perjuangan khususnya Bung Karno  yang telah menggali Pancasila hingga  Pancasila dijadikan sebagai ideologi bangsa pada sidang BPUPKI 1 Juni 1945 dan aksi ini diwarnai dengn pembakaran seribu lilin mengelilingi patung 3 swap raja.
Senada dengan Dalmansius, koordinator Umum, Alfridus Y. Amuna menyerukan hal yang sama tentang nilai-nilai  pancasila.
Ia menegaskan dalam orasinya bahwa peringatan pancasila bukan hanya sekedar memperingati namun diamalkan, dihayati dan dijiwai nilai-nilainya agar tidak luntur dalam kehidupan bermasyarakat khususnya di kalangan masyarakat TTU.
Sementara itu jenderal lapangan (Jendlap) Agustinus Haukilo dalam orasinya menyampaikan bahwa “kami juga mendukung penuh Kejaksaan Negeri TTU dalam melakukan penuntasan TTU dari wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM),” ujarnya.
Berikut 3 tuntutan Persatuan Mahasiswa Biboki (PERMABI) Kefamenanu
Pertama, Mengimbau untuk seluruh masyarakat Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) agar lebih menjiwai arti Pancasila dalam kehidupan aktivitasnya sebagai masyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kedua, Mengimbau kepada seluruh elemen pemerintah Kabupaten Timor Tengah utara (TTU) dalam mengambil suatu kebijakan dapat memperhatikan asas-asas pancasila.
Ketiga, Persatuan mahasiswa Biboki mendukung penuh kejaksaan Negeri Kabupaten Timor Tengah Utara dalam rangka membersihkan TTU Dari wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). (BB)